Menjelang dua tahun sejak debut resminya, BABYMONSTER menghadapi tekanan besar di tengah langkah agresif YG Entertainment mencari penerus baru untuk BLACKPINK dan BIGBANG.
Situasi ini memunculkan pertanyaan tentang posisi BABYMONSTER sebagai andalan utama agensi di era K-pop generasi kelima, terutama setelah sejumlah rilisan terakhir mereka dinilai belum memenuhi ekspektasi pasar.
Tekanan itu semakin terasa usai YG mengumumkan program besar bertajuk 2026 YG Special Audition: Go! Debut. Dalam pengumuman tersebut, pendiri YG, Yang Hyun-suk, menegaskan bahwa audisi ini bertujuan untuk menemukan rookie berskala besar sebagai penerus BIGBANG dan BLACKPINK.
Pernyataan itu, yang telah diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia, sontak memicu spekulasi luas karena BABYMONSTER sebelumnya digadang-gadang sebagai proyek besar berikutnya setelah BLACKPINK.
Secara kronologis, BABYMONSTER memang memulai perjalanan dengan ekspektasi tinggi. Mereka adalah girl group baru pertama YG setelah BLACKPINK, sehingga sorotan publik dan industri otomatis tertuju pada tujuh anggota multinasional tersebut.
Namun langkah awal mereka tidak sepenuhnya mulus. Lagu pra-debut Batter Up yang dirilis pada 2023 menuai respons beragam. Dirilis tanpa salah satu anggota kunci, Ahyeon, lagu itu dinilai kurang menggambarkan potensi penuh grup dan sempat dikritik karena konsepnya dianggap ketinggalan zaman.
YG kemudian melakukan penyesuaian strategi. Ahyeon dihadirkan dalam debut resmi pada awal 2024, sebuah keputusan yang terbukti berdampak positif. Mini album perdana bertajuk BABYMONSTER mencatat penjualan lebih dari 400 ribu kopi pada pekan pertama.
Angka tersebut sempat menjadi rekor untuk penjualan minggu pertama album debut girl group K-pop pada masanya. Lagu utama “Sheesh”serta rilisan lanjutan Drip memperlihatkan pendekatan yang lebih selaras dengan identitas YG, yakni hip-hop modern dengan sentuhan karisma kuat.
Respons publik pun cenderung lebih positif, dan banyak pengamat melihat tanda-tanda bahwa grup ini mulai menemukan warna musiknya.
Meski demikian, grafik kenaikan tersebut tidak bertahan lama. Single Hot Sauce yang dirilis tahun berikutnya mencoba mengusung konsep old-school dengan nuansa kitsch. Alih-alih mendapat sambutan hangat, lagu ini justru memancing kritik karena dianggap terasa usang dan kurang relevan dengan tren K-pop terkini.
Mini album kedua We Go Up yang menyusul sesudahnya juga belum mampu mencetak capaian yang sebanding dengan debut mereka. Sejumlah analis industri menilai inkonsistensi konsep dan arah musik menjadi faktor yang memperlambat laju mereka di pasar yang sangat kompetitif.
Di sisi lain, posisi YG saat ini turut memperbesar beban ekspektasi. BLACKPINK diketahui hanya menandatangani kontrak untuk aktivitas grup penuh, bukan aktivitas individu.
Kondisi tersebut membuat YG tidak memiliki satu pun flagship group yang benar-benar dominan secara menyeluruh di luar TREASURE dan BABYMONSTER.
Dalam konteks inilah, pengumuman audisi besar untuk mencari penerus baru dinilai menciptakan atmosfer yang kurang nyaman bagi BABYMONSTER, yang sejak awal dipromosikan sebagai ‘BLACKPINK kedua’.
Namun demikian, sejumlah pengamat menekankan bahwa potensi dasar BABYMONSTER masih sangat kuat. Konsensus di kalangan industri menyebut para anggota memiliki kualitas vokal solid, kemampuan panggung mumpuni, serta daya tarik visual yang kompetitif.
Tantangannya kini terletak pada konsistensi produksi dan arah konsep yang tepat untuk menonjolkan identitas mereka, bukan sekadar bayang-bayang seniornya.
Dengan pasar K-pop generasi kelima yang semakin padat oleh grup-grup baru dari berbagai agensi besar, persaingan dipastikan kian ketat. BABYMONSTER masih memiliki waktu untuk membuktikan diri dan membangun posisi yang lebih kokoh.
Keberhasilan berikutnya akan sangat ditentukan oleh strategi musikal, kekuatan promosi global, serta bagaimana YG menyeimbangkan proyek audisi barunya tanpa menggerus fokus terhadap artis yang sudah ada.
Dalam lanskap industri hiburan Korea Selatan yang bergerak cepat, satu rilisan sukses dapat mengubah arah karier secara signifikan. Bagi BABYMONSTER, momentum berikutnya bisa menjadi titik balik penting: apakah mereka akan benar-benar menjelma menjadi pilar utama YG di era baru, atau justru tersisih oleh generasi rookie yang sedang dipersiapkan.