Kebiasaan tidur di dalam mobil saat berhenti, terutama ketika mesin dan AC tetap menyala, ternyata menyimpan risiko serius yang sering diabaikan. Meski terasa nyaman saat perjalanan jauh, kebiasaan ini bisa berdampak fatal jika dilakukan tanpa perhatian terhadap faktor keselamatan.
Para ahli mengingatkan, kondisi kabin tertutup dengan mesin menyala dapat memicu berbagai risiko kesehatan hingga kerusakan kendaraan.
Keracunan Karbon Monoksida
Risiko paling berbahaya adalah paparan gas karbon monoksida (CO), gas beracun yang tidak berwarna dan tidak berbau. Gas ini berasal dari sistem pembuangan kendaraan dan bisa masuk ke dalam kabin tanpa disadari, terutama jika terdapat kebocoran atau ventilasi buruk.
Paparan CO dapat menyebabkan gejala seperti pusing, mual, sesak napas, hingga kehilangan kesadaran. Dalam kasus ekstrem, kondisi ini bisa berujung fatal karena tubuh kekurangan oksigen.
Bahkan dalam kondisi tertentu, risiko ini bisa muncul hanya dalam waktu 15–30 menit, khususnya jika mobil berada di ruang tertutup seperti garasi atau area minim ventilasi.
Suhu Kabin dan Sirkulasi Udara
Selain gas beracun, faktor suhu dan sirkulasi udara juga menjadi ancaman. Jika sistem AC tidak bekerja optimal atau terjadi gangguan, suhu dalam kabin bisa meningkat drastis.
Di sisi lain, jika mobil tertutup rapat dalam waktu lama, kadar oksigen di dalam kabin akan menurun. Kondisi ini semakin berisiko jika terdapat lebih dari satu orang di dalam kendaraan.
Beban Mesin dan Risiko Kerusakan
Menyalakan mesin dalam kondisi mobil berhenti hanya untuk mengaktifkan AC juga berdampak pada komponen kendaraan. Mesin bekerja tanpa pendinginan optimal dari aliran udara saat mobil berjalan, sehingga berpotensi mengalami overheat.
Selain itu, penggunaan AC terus-menerus dapat membebani aki, meningkatkan konsumsi bahan bakar, serta mempercepat keausan sistem pendingin.
Sirkulasi Darah dan Posisi Tubuh
Tidur dalam posisi duduk dalam waktu lama, terutama lebih dari empat jam, juga berpotensi menyebabkan gangguan sirkulasi darah. Kondisi ini dapat meningkatkan risiko terbentuknya gumpalan darah di kaki yang berbahaya jika berpindah ke paru-paru.
Tips Aman Jika Terpaksa Tidur di Mobil
Meski tidak disarankan, ada beberapa langkah yang bisa dilakukan untuk meminimalkan risiko jika harus beristirahat di dalam mobil:
- Hindari parkir di ruang tertutup seperti garasi
- Buka sedikit jendela untuk menjaga sirkulasi udara
- Jangan tidur terlalu lama, terutama saat sendirian
- Lebih aman mematikan mesin dan AC saat beristirahat
- Pilih lokasi aman seperti rest area resmi
Selain itu, pengemudi disarankan untuk memanfaatkan fasilitas istirahat di rest area guna menghindari risiko yang tidak diinginkan.