Proyek film prekuel Ocean’s Eleven yang diproduseri dan dibintangi oleh Margot Robbie kembali menghadapi kendala besar setelah kehilangan sutradara untuk kedua kalinya.
Terbaru, Lee Isaac Chung resmi keluar dari proyek tersebut, menyusul Jay Roach yang lebih dulu mundur. Kabar ini dikonfirmasi oleh pihak studio dan menjadi pukulan lanjutan bagi pengembangan film yang telah diumumkan sejak 2022.
Seorang juru bicara studio menyatakan bahwa perpisahan tersebut berlangsung tanpa konflik terbuka.
“Ini adalah perpisahan yang berlangsung secara baik-baik karena adanya perbedaan visi kreatif,” ujar perwakilan studio dikutip Mashable Indonesia dari Entertainment Weekly.
Pernyataan itu menegaskan bahwa keputusan diambil atas dasar arah kreatif yang tidak lagi sejalan, bukan karena persoalan produksi lain.
Dalam keterangan bersama, Warner Bros. dan LuckyChap Entertainment, rumah produksi milik Robbie, tetap menunjukkan apresiasi terhadap Chung.
“Lee Isaac adalah talenta perfilman yang unik, dan visi serta kemitraannya sangat berharga bagi Warner Bros. dan LuckyChap sepanjang perjalanan ini. Pengalaman bekerja bersamanya justru memperkuat antusiasme kami untuk kembali berkolaborasi di proyek-proyek mendatang,” demikian isi pernyataan tersebut.
Film prekuel ini dirancang sebagai bagian dari semesta waralaba Ocean’s yang pertama kali dihidupkan ulang pada 2001 oleh sutradara Steven Soderbergh bersama George Clooney.
Film tersebut merupakan remake dari versi klasik tahun 1960 yang dibintangi ikon Rat Pack seperti Frank Sinatra, Dean Martin, dan Sammy Davis Jr.. Sejak versi modernnya dirilis, franchise ini dikenal sebagai salah satu seri film perampokan paling sukses secara komersial.
Saat proyek prekuel diumumkan, Jay Roach ditunjuk sebagai sutradara dengan naskah yang digarap Carrie Solomon, penulis yang dikenal lewat serial televisi.
Beberapa bulan setelah pengumuman awal, nama Ryan Gosling mencuat karena disebut tengah dalam pembicaraan untuk bergabung dan kembali beradu peran dengan Robbie setelah kesuksesan kolaborasi mereka sebelumnya.
Namun, pada Juli 2025, Roach dipastikan tidak lagi terlibat. Tak lama kemudian, Chung masuk dalam tahap negosiasi untuk mengambil alih kursi sutradara.
Di tengah dinamika tersebut, Bradley Cooper juga sempat disebut sebagai kandidat kuat pemeran utama pria yang akan mendampingi Robbie. Hingga kini, belum ada pengumuman resmi terkait siapa yang akan menyutradarai film tersebut setelah kepergian Chung.
Sementara nasib prekuel masih belum menemui kepastian, George Clooney sebelumnya memberi sinyal positif terkait kelanjutan franchise utama. Ia mengungkapkan bahwa sekuel baru tengah dikembangkan dengan naskah yang sangat bagus dan bahkan menyebut anggarannya telah mendapat persetujuan dari Warner Bros.
Proyek sekuel tersebut disebut akan menghadirkan kembali Steven Soderbergh di kursi sutradara serta para pemeran lama seperti Matt Damon, Don Cheadle, dan Julia Roberts.
Lee Isaac Chung sendiri dikenal luas setelah film dramanya, Minari, meraih enam nominasi Academy Awards dan memenangkan satu piala untuk aktris pendukung terbaik bagi Youn Yuh-jung.
Film tersebut juga dibintangi oleh Steven Yeun dan menjadi titik balik penting dalam karier Chung. Pada 2024, ia memasuki ranah blockbuster lewat sekuel bencana Twisters, memperluas rekam jejaknya di industri film arus utama.
Adapun Jay Roach merupakan sineas dengan pengalaman panjang di Hollywood, termasuk menyutradarai franchise komedi populer Austin Powers serta film drama politik Bombshell. Ia dikenal produktif dengan ritme rilis proyek setiap dua hingga tiga tahun, meski dalam beberapa waktu terakhir jarak antarfilm yang digarapnya semakin panjang.
Dengan keluarnya dua sutradara berturut-turut, masa depan prekuel Ocean’s Eleven versi Margot Robbie kini menjadi tanda tanya besar.
Meski demikian, komitmen Warner Bros. dan LuckyChap untuk tetap melanjutkan proyek ini menunjukkan bahwa studio masih melihat potensi besar dalam mengembangkan kembali kisah perampokan penuh gaya tersebut.
Publik kini menantikan siapa sosok berikutnya yang akan memimpin produksi film yang digadang-gadang menjadi babak baru dalam sejarah franchise legendaris ini.