Ford Motor Co mengumumkan penarikan kembali (recall) sekitar 4,3 juta unit kendaraan pikap dan SUV di Amerika Serikat akibat masalah perangkat lunak yang berpotensi membuat rem dan lampu trailer tidak berfungsi.
Recall ini mencakup sejumlah model produksi 2021 hingga 2026, termasuk lini pikap dan SUV populer Ford, serta beberapa model kendaraan listrik niaga, seperti dilansir dari Reuters.
Masalah tersebut berasal dari kesalahan pada Integrated Trailer Module, sistem yang mengatur komunikasi antara kendaraan dengan trailer saat proses penarikan.
Dalam kondisi tertentu, modul tersebut dapat kehilangan komunikasi dengan kendaraan, khususnya saat mobil pertama kali dinyalakan. Akibatnya, rem trailer, lampu rem, maupun lampu sein bisa gagal bekerja sebagaimana mestinya.
Situasi ini dinilai berisiko karena dapat mengurangi kendali pengemudi saat menarik beban, terutama pada kecepatan tinggi atau kondisi lalu lintas padat.
Otoritas keselamatan lalu lintas Amerika Serikat, National Highway Traffic Safety Administration (NHTSA), menyebut gangguan pada sistem rem atau lampu trailer berpotensi meningkatkan risiko kecelakaan, karena pengemudi kehilangan umpan balik penting saat berkendara.
Ford menyatakan akan menangani masalah ini melalui pembaruan perangkat lunak over-the-air (OTA), sehingga pemilik kendaraan tidak perlu datang ke bengkel untuk perbaikan fisik.
Perusahaan mengaku telah mengetahui 407 laporan insiden yang diduga terkait dengan masalah ini. Namun hingga saat ini, Ford menyebut belum ada laporan kecelakaan atau korban jiwa yang secara langsung disebabkan oleh gangguan tersebut.
Isu ini bukan hal baru bagi Ford maupun regulator. NHTSA dan Ford diketahui telah membahas potensi masalah tersebut dalam pertemuan rutin pada Desember 2025. Ford kemudian membuka kembali penyelidikan internal pada Januari 2026, seiring masukan dari regulator keselamatan.
Langkah recall besar-besaran ini menjadi salah satu yang terbesar bagi Ford dalam beberapa tahun terakhir, sekaligus menegaskan meningkatnya kompleksitas risiko pada kendaraan modern yang semakin bergantung pada perangkat lunak.