Bridgestone Indonesia mengingatkan pemudik untuk tidak mengabaikan kondisi ban kendaraan menjelang arus mudik Lebaran 2026, mengingat komponen tersebut berperan penting dalam menjaga keselamatan selama perjalanan jarak jauh.
Perusahaan menilai, masih banyak pengguna kendaraan yang hanya fokus pada performa mesin, namun mengabaikan kondisi ban, padahal ban menjadi satu-satunya komponen yang bersentuhan langsung dengan permukaan jalan.
Presiden Direktur Bridgestone Indonesia Mukiat Sutikno mengatakan bahwa kondisi ban yang tidak optimal dapat meningkatkan risiko kecelakaan, terutama saat kendaraan digunakan menempuh perjalanan ratusan kilometer dengan beban penuh.
Menurut dia, ban yang aus, tekanan angin tidak sesuai, atau kerusakan struktural dapat memicu pecah ban, khususnya saat melaju di kecepatan tinggi atau melintasi jalan dengan kondisi beragam.
Bridgestone menekankan bahwa pemeriksaan ban sebelum mudik memberikan sejumlah manfaat penting, mulai dari mengurangi risiko pecah ban hingga menjaga stabilitas kendaraan saat pengereman mendadak atau melintasi jalan licin.
Tekanan angin yang tepat juga berkontribusi terhadap efisiensi bahan bakar maupun konsumsi energi pada kendaraan listrik, serta meningkatkan kenyamanan selama perjalanan panjang.
Selain itu, pemudik juga diimbau memastikan kondisi ban cadangan dalam keadaan siap pakai sebagai langkah antisipasi.
Dalam kesempatan tersebut, Bridgestone Indonesia juga mengingatkan sejumlah kesalahpahaman yang masih kerap dipercaya masyarakat.
Salah satunya adalah anggapan bahwa menurunkan tekanan angin saat hujan dapat meningkatkan daya cengkeram ban. Padahal, hal tersebut justru berisiko merusak ban dan mengurangi traksi.
Selain itu, membawa beban melebihi kapasitas indeks beban ban juga dapat memicu panas berlebih yang berujung pada kerusakan hingga pecah ban.
Penggunaan ban dalam pada ban tubeless yang bocor juga tidak disarankan karena dapat menghilangkan fungsi utama teknologi tubeless itu sendiri.
Sebagai bentuk dukungan terhadap keselamatan mudik, Bridgestone Indonesia menghadirkan layanan Tire Check Service (TCS) di dua titik rest area Jalan Tol Cikampek, yakni KM 57 dan KM 62.
Layanan ini tersedia selama periode mudik, dengan jadwal 16–29 Maret 2026 di Rest Area KM 57 (arah Jawa) serta 23–29 Maret 2026 di Rest Area KM 62 (arah Jakarta).
Melalui layanan tersebut, pemudik dapat melakukan pemeriksaan kondisi ban secara langsung di perjalanan, sehingga potensi masalah dapat dideteksi lebih awal.
Program ini dijalankan melalui kolaborasi dengan mitra resmi serta dukungan dari Toyota dalam penyediaan posko layanan di jalur mudik.