Kabar mengejutkan datang dari industri K-pop setelah Heeseung diumumkan akan meninggalkan boy group ENHYPEN. Pengumuman tersebut disampaikan oleh agensinya, Belift Lab, pada Selasa (10/03/26) waktu setempat melalui platform komunitas penggemar Weverse.
Dalam pernyataan resminya, agensi menjelaskan bahwa keputusan tersebut diambil setelah melalui serangkaian diskusi panjang mengenai masa depan para anggota dan arah perjalanan grup.
Belift Lab menyebutkan bahwa percakapan mendalam telah dilakukan dengan seluruh anggota untuk membahas visi masing-masing serta rencana jangka panjang ENHYPEN.
Dari proses tersebut, perusahaan menilai Heeseung memiliki arah musikal yang ingin ia jalani secara lebih personal. Karena itu, pihak manajemen akhirnya memilih menghormati keinginan tersebut.
“Melalui percakapan mendalam tentang visi masa depan setiap anggota dan arah tim, kami memastikan bahwa Heeseung memiliki jalur musik yang jelas yang ingin ia kejar,” tulis Belift Lab dalam pernyataannya yang dikutip Mashable Indonesia dari The Korea Times.
“Setelah mempertimbangkannya dengan matang, kami memutuskan untuk menghormati aspirasi tersebut,” lanjut pernyataan pihak Belfit Lab.
Dengan keputusan ini, penyanyi berusia 24 tahun tersebut resmi meninggalkan aktivitas grup, sementara ENHYPEN akan melanjutkan jadwal promosi mereka dengan formasi enam anggota. Meski demikian, agensi menegaskan bahwa keputusan tersebut bukanlah langkah yang diambil secara tergesa-gesa.
“Meskipun sulit menjelaskan semua detail dalam pernyataan singkat ini, kami ingin menegaskan bahwa keputusan ini dibuat setelah melalui pertimbangan yang panjang,” lanjut pihak agensi.
“Kami memahami bahwa kabar ini mungkin sulit diterima oleh para penggemar, tetapi kami berharap kalian dapat memahami bahwa keputusan ini diambil dengan mempertimbangkan masa depan ENHYPEN dan Heeseung,” lanjut pernyataan tersebut.
Belift Lab juga memastikan bahwa meskipun tidak lagi menjadi bagian dari grup, Heeseung tetap berada di bawah naungan agensi yang sama. Ia disebut sedang mempersiapkan karya solo dan berencana merilis album dalam waktu mendatang.
Tak lama setelah pengumuman tersebut, Heeseung juga menyampaikan pesan langsung kepada para penggemar. Dalam pernyataan yang diunggah melalui Weverse, ia mengenang perjalanan panjang bersama para anggota dan dukungan penggemar yang selama ini mengiringi langkahnya.
“Berkat para anggota yang telah berbagi begitu banyak emosi bersama saya, dan ENGENE yang selalu mengisi setiap ruang kosong dengan dukungan mereka, saya dapat melangkah sedikit demi sedikit menuju mimpi yang dulu terasa begitu jauh,” tulisnya.
Ia juga memastikan bahwa dirinya sedang fokus mempersiapkan karya baru agar dapat kembali bertemu dengan para penggemar dalam kapasitas berbeda sebagai artis solo.
“Saya sedang bekerja keras menyiapkan album agar bisa segera bertemu kalian lagi. Saya akan terus melangkah maju dengan cinta dari ENGENE selalu di hati saya,” ujarnya.
Kepergian Heeseung langsung memicu gelombang reaksi dari para penggemar ENHYPEN yang dikenal dengan sebutan ENGENE. Banyak di antara mereka yang mengungkapkan keterkejutan di media sosial, terutama karena pengumuman tersebut datang tanpa tanda-tanda sebelumnya.
Sebagian penggemar bahkan mempertanyakan waktu pengumuman yang dinilai tiba-tiba. Seorang pengguna media sosial menulis bahwa beberapa hari sebelumnya Heeseung sempat menyebut rencana tur grup ke Eropa.
“Baru dua hari lalu Heeseung mengatakan mereka berencana kembali ke Eropa, jadi sebenarnya apa yang terjadi?” tulis penggemar tersebut.
Penggemar lain juga menyampaikan kebingungan mengenai alasan di balik keputusan tersebut.
“Saya tidak mengerti kenapa Heeseung harus keluar dari grup untuk mengejar musiknya sendiri. Kenapa tidak bisa berjalan bersamaan? Rasanya seperti hati saya hancur. ENHYPEN tidak akan sama tanpa dia,” tulis seorang penggemar.
Reaksi serupa bermunculan dari komunitas penggemar global. Bahkan, sejumlah penggemar meluncurkan petisi daring untuk memprotes kepergian Heeseung dari grup. Petisi yang dibuat di Change.org itu dilaporkan mengumpulkan lebih dari 200 ribu tanda tangan hanya dalam beberapa jam setelah diluncurkan.
Di tengah berbagai spekulasi tersebut, Heeseung kembali menegaskan bahwa keputusan tersebut diambil setelah mempertimbangkan banyak hal, termasuk keinginannya untuk mengembangkan karya pribadi tanpa mengganggu aktivitas tim.
“Seperti yang kalian tahu, saya sudah lama mengerjakan karya pribadi, dan saya menghabiskan banyak waktu berharap bisa menunjukkannya kepada ENGENE,” tulisnya. “Ada banyak hal yang ingin saya perlihatkan, tetapi saya juga tidak ingin menempatkan ambisi pribadi saya di atas kepentingan tim.”
Heeseung sendiri pertama kali dikenal publik setelah tampil dalam program survival I-LAND yang melahirkan ENHYPEN pada 2020. Sejak debutnya bersama enam anggota lain, grup tersebut berkembang menjadi salah satu nama besar di generasi baru K-pop.
Formasi awal ENHYPEN terdiri dari Heeseung bersama Jungwon, Jay, Jake, Sunghoon, Sunoo, dan Ni-ki. Popularitas mereka terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir, termasuk saat album terbaru mereka, THE SIN : VANISH, berhasil memuncaki tangga lagu Top Album Sales di Amerika Serikat dengan penjualan lebih dari 113.000 kopi pada minggu pertama.
Meski kini harus melanjutkan perjalanan tanpa salah satu anggota awalnya, ENHYPEN disebut tetap akan menjalankan seluruh agenda yang telah dijadwalkan.
Sementara itu, perhatian para penggemar kini tertuju pada langkah baru Heeseung sebagai artis solo, yang diharapkan segera memperkenalkan karya musik perdananya di luar aktivitas grup.