Produsen otomotif asal Tiongkok, Chery Group, mencatatkan rekor penjualan bulanan global pada Maret 2026 dengan total 240.678 unit. Angka ini meningkat 12,1 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu, mencerminkan tren pertumbuhan positif di tengah dinamika industri otomotif global yang kompetitif.
Kinerja tersebut turut mendorong total basis pengguna global Chery menjadi 19,12 juta, dengan lebih dari 6,23 juta pengguna berasal dari pasar internasional. Pencapaian ini sekaligus memperkuat posisi perusahaan sebagai salah satu eksportir otomotif terbesar dari Tiongkok.
Pertumbuhan Chery tidak hanya ditopang oleh peningkatan volume penjualan, tetapi juga ekspansi ke pasar dengan standar regulasi tinggi. Perusahaan kini memperluas penetrasi ke berbagai kawasan, termasuk Eropa, yang dikenal memiliki regulasi ketat terkait keselamatan dan emisi kendaraan.
Dalam catatan perusahaan, sebanyak 228.451 unit kendaraan berhasil terjual secara global pada Maret, naik 15 persen secara tahunan. Momentum ini mempertegas pergeseran strategi dari sekadar ekspansi skala menuju pertumbuhan yang lebih berkelanjutan dan berbasis kualitas.
Selain itu, satu dari lima kendaraan asal Tiongkok yang diekspor ke pasar global disebut berasal dari Chery. Proporsi serupa juga terlihat pada segmen kendaraan energi baru (NEV), di mana pasar Eropa menjadi salah satu tujuan utama ekspor.
Transformasi Chery menuju perusahaan otomotif berbasis teknologi tinggi dilakukan melalui integrasi menyeluruh, mulai dari riset dan pengembangan (R&D), manufaktur, hingga penguatan ekosistem mobilitas.
Perusahaan dijadwalkan memperkenalkan dua model kendaraan baru dalam ajang Auto China 2026 yang berlangsung pada 22–28 April mendatang. Peluncuran ini menjadi bagian dari strategi pembaruan portofolio sekaligus penegasan arah pengembangan teknologi energi baru.
Empat pilar utama yang diusung dalam strategi tersebut meliputi kekuatan (strength), visi (vision), kehangatan (warmth), dan teknologi (technology). Pendekatan ini mencerminkan upaya perusahaan untuk meningkatkan daya saing global sekaligus membangun kepercayaan jangka panjang di pasar internasional.
Di sisi lain, Chery juga memperkuat komitmen terhadap keberlanjutan melalui penerapan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG). Perusahaan menjalankan berbagai inisiatif untuk mendukung transisi rendah karbon di seluruh rantai nilai industri, termasuk dalam proses produksi dan distribusi.
Dalam momentum peringatan Earth Hour, fasilitas produksi dan jaringan dealer di sejumlah negara turut berpartisipasi dalam aksi penghematan energi dengan mematikan penggunaan listrik non-esensial. Langkah ini menjadi bagian dari kampanye global perusahaan dalam mendorong praktik industri yang lebih ramah lingkungan.
Di pasar Indonesia, Chery hadir melalui PT Chery Sales Indonesia sejak November 2022. Perusahaan telah menghadirkan berbagai model kendaraan, termasuk lini SUV dan kendaraan listrik, serta memperluas jaringan dealer untuk mendukung layanan purna jual.