Huawei memperkenalkan teknologi sensor kendaraan terbaru yang diklaim menjadi LiDAR dengan spesifikasi tertinggi di dunia untuk produksi massal, yakni 896-line LiDAR. Teknologi ini dirilis dalam acara HarmonyOS Smart Driving dan digadang-gadang mampu meningkatkan kemampuan sistem mengemudi pintar secara signifikan.
Sensor LiDAR terbaru tersebut mengusung arsitektur jalur optik ganda (dual-optical path) yang mampu meningkatkan resolusi hingga empat kali lipat dibandingkan sistem konvensional. Dengan kemampuan ini, kendaraan dapat mendeteksi objek kecil di jalan dengan lebih akurat bahkan dari jarak jauh.
CEO Huawei Intelligent Automotive Solutions, Jin Yuzhi, menjelaskan bahwa teknologi ini menggabungkan dua unit penerima laser dengan panjang fokus berbeda. Satu unit berfungsi menangkap gambar sudut lebar, sementara unit lainnya fokus pada detail jarak jauh di depan kendaraan.
“Dua sistem ini bekerja bersamaan sehingga menghasilkan efek gambar seperti picture-in-picture beresolusi tinggi. Dengan demikian kendaraan dapat mendeteksi objek kecil, hambatan dengan reflektivitas rendah, hingga bentuk objek yang tidak beraturan,” ujar Jin.
Menurut Huawei, sensor LiDAR baru ini mampu mengidentifikasi objek setinggi 14 sentimeter dari jarak hingga 120 meter. Objek yang dapat terdeteksi termasuk kerucut lalu lintas yang jatuh, ban kempis di jalan, atau benda kecil lainnya yang biasanya sulit dikenali oleh sistem sensor kendaraan.
Bahkan, dalam demonstrasi internal, teknologi ini disebut mampu mendeteksi gerakan ekor anjing dari jarak sekitar 55 meter, menandakan kemampuan detail pemindaian yang jauh lebih presisi.
Dalam teknologi LiDAR, istilah “line” merujuk pada jumlah kanal laser vertikal yang memindai lingkungan. Semakin banyak jumlah line, maka kepadatan pemindaian 3D meningkat, menghasilkan peta titik (point cloud) yang lebih detail untuk mengenali pejalan kaki, kendaraan lain, hingga rintangan di jalan.
Sebagai perbandingan, sebagian besar LiDAR pada kendaraan saat ini memiliki 16, 32, hingga 128 line, sementara teknologi tertinggi yang sebelumnya diproduksi massal berada di kisaran 520 line. Kehadiran LiDAR 896-line berarti peningkatan signifikan dalam kemampuan persepsi kendaraan.
Teknologi ini akan pertama kali digunakan pada kendaraan pintar yang dikembangkan dalam ekosistem Harmony Intelligent Mobility Alliance, termasuk model SUV mewah Aito M9 serta sedan premium Maextro S800.
Kedua model tersebut sudah mulai dibuka pemesanannya di China dengan harga mulai sekitar 479.800 yuan untuk Aito M9 dan 728.000 yuan untuk Maextro S800.
Selain itu, beberapa produsen otomotif yang bekerja sama dengan Huawei juga dikabarkan akan mengadopsi teknologi ini pada model baru mereka. Di antaranya adalah Avatr dengan model Avatr 12 serta Voyah melalui model Voyah FE.