Xiaomi resmi memperkenalkan Vision Gran Turismo (Vision GT), supercar konsep listrik futuristik, dalam ajang Mobile World Congress (MWC) 2026 di Barcelona, Spanyol, Jumat (28/2). Peluncuran ini menjadi debut global Vision GT sekaligus menandai langkah paling ambisius Xiaomi di dunia otomotif berperforma tinggi.
Vision GT merupakan bagian dari program Gran Turismo Vision Gran Turismo, sebuah inisiatif bergengsi yang dikelola oleh Polyphony Digital, pengembang gim balap Gran Turismo.
Program tersebut mengundang produsen otomotif global untuk merancang kendaraan konsep tanpa batasan regulasi jalan raya. Xiaomi tercatat sebagai merek asal China pertama yang mendapat undangan resmi dalam program ini, bergabung dengan nama-nama besar seperti Ferrari, Lamborghini, dan Mercedes-Benz.
Chief Designer Xiaomi Auto Li Tianyuan mengatakan Vision GT dirancang sebagai pernyataan arah teknologi dan desain Xiaomi Auto di masa depan. “Kami mengejar performa maksimal dengan pendekatan desain yang bersih. Setiap garis bodi dan bukaan udara memiliki fungsi aerodinamika, bukan sekadar estetika,” ujar Li dalam presentasi peluncuran.
Secara teknis, Vision GT mengusung spesifikasi aerodinamika ekstrem. Mobil konsep ini diklaim memiliki koefisien hambatan udara 0,29 Cd, menghasilkan downforce hingga 1,2 ton, serta rasio efisiensi aerodinamika 4,1.
Performa tersebut ditopang dua teknologi utama, yakni Active Wake Control System yang mengatur pelepasan aliran udara bertekanan tinggi di bagian belakang kendaraan, serta magnetic levitation low-drag wheel hub cover, penutup roda berbasis sistem magnetik untuk mengurangi turbulensi sekaligus meningkatkan pendinginan rem.
Dari sisi desain eksterior, Vision GT menampilkan siluet agresif dengan kabin berbentuk tetesan air yang tampak “melayang”, memungkinkan aliran udara mengalir di atas dan bawah bodi secara optimal. Bagian belakang didominasi diffuser besar dengan lampu belakang menyatu, evolusi dari desain lampu cincin pada sedan listrik Xiaomi SU7.
Interior Vision GT dirancang futuristik dengan pendekatan minimalis. Tata letak kabin dibuat terbuka tanpa sekat kaku, menyerupai ruang lounge modern. Sistem infotainment adaptif menampilkan informasi sesuai mode berkendara, dipadukan dengan setir berbentuk X dan kontrol fisik yang ditempatkan ergonomis untuk kebutuhan balap.
Kolaborasi Xiaomi dengan Polyphony Digital telah dimulai sejak 2025. Sebelumnya, Xiaomi memastikan SU7 Ultra akan hadir di Gran Turismo 7 sebagai mobil produksi merek China pertama dalam gim tersebut. Model ini juga mencatatkan waktu 6 menit 46,874 detik di Nürburgring Nordschleife, yang sempat menjadi rekor mobil empat pintu tercepat di sirkuit legendaris tersebut.
Xiaomi menegaskan Vision GT tidak dirancang untuk diproduksi massal. Mobil konsep ini diposisikan sebagai simbol puncak ambisi Xiaomi Auto, sekaligus strategi membangun citra global menjelang rencana ekspansi internasional perusahaan yang ditargetkan dimulai pada 2027.
Untuk saat ini, Vision GT hanya dapat dikendarai secara virtual melalui Gran Turismo 7, namun kehadirannya di MWC 2026 menegaskan keseriusan Xiaomi menantang dominasi merek-merek otomotif global di era kendaraan listrik berperforma tinggi.