Keberlangsungan serial animasi legendaris The Simpsons kembali menjadi sorotan setelah penciptanya, Matt Groening, membicarakan masa depan acara tersebut dalam sebuah perayaan penting.
Pada pesta episode ke-800 The Simpsons yang digelar di The Fonda Theater, Hollywood, California, 6 Februari 2026, Groening mengaku masih tak menyangka serial yang ia ciptakan puluhan tahun lalu bisa bertahan hingga sekarang, bahkan terus menarik perhatian lintas generasi.
Kreator berusia 71 tahun itu menegaskan bahwa panjang umur serial tersebut jauh melampaui bayangannya saat pertama kali memulai proyek animasi keluarga kuning dari Springfield itu.
The Simpsons sendiri pertama kali hadir pada 1989 sebagai animasi pendek di The Tracy Ullman Show, sebelum berkembang menjadi program utama Fox pada 1990 dan kemudian menjadi salah satu tayangan televisi terlama dalam sejarah.
“Kamu suka membayangkan sesuatu akan bertahan selamanya, tapi dalam kasus kami ternyata memang begitu,” ujar Groening seperti dilansir Mashable Indonesia dari People.
Ia menambahkan bahwa keberhasilan tersebut terasa tidak nyata baginya. “Jadi ini benar-benar luar biasa. Saya tidak pernah membayangkan umur panjang, perhatian, dan antusiasme sebesar ini.”
Meski telah berjalan lebih dari tiga dekade, Groening menegaskan suasana kerja tim produksi masih menyenangkan. Ia menyebut para animator, pengisi suara, hingga penulis masih bekerja dengan penuh semangat, sesuatu yang menurutnya menjadi alasan utama serial tersebut tetap hidup.
“Tapi saya harus bilang, kami sangat menikmati mengerjakannya. Semua orang nyaman dengan perannya di acara ini. Para animator hebat. Pengisi suara jelas hebat dan para penulis juga hebat, dan kami sangat bersenang-senang. Tidak ada yang perlu dikeluhkan,” katanya.
Namun ia juga mengaku keluhan kecil tetap ada, terutama dari ruang penulis. Dengan nada bercanda, Groening mengatakan, “Ngomong-ngomong, apakah kami mengeluh? Ya, tentu. Saya paling sering bersama para penulis dan mereka kesal soal makan siang. Oke?”
Pembicaraan kemudian bergeser ke masa depan serial The Simpsons dan siapa yang akan menjaga warisannya. Sebagai ayah dari 11 anak, Groening mengungkap candaan yang sering dilontarkan keluarganya terkait kelanjutan acara tersebut. Menurutnya, anak-anaknya memiliki humor yang cukup gelap ketika membicarakan hal itu.
“Mereka bilang, ‘Saat kami dewasa dan kamu meninggal, kami akan mengambil alih, Ayah,’” ungkap Groening. Ia menambahkan sambil tertawa, “Mereka suka mengatakan hal-hal paling gelap.”
Meski begitu, Groening tidak pernah memaksakan anak-anaknya untuk meneruskan pekerjaannya di industri animasi. Ia menekankan bahwa masa depan mereka harus ditentukan sendiri, bukan sebagai pewaris otomatis The Simpsons.
“Saya ingin mereka melakukan apa yang mereka mau. Jadi saya menolak memprediksi masa depan mereka. Mereka seniman yang hebat. Mereka sangat lucu. Saya tidak tahu apa yang akan mereka lakukan,” jelasnya.
Pernyataan tersebut sekaligus menunjukkan bahwa keberlanjutan The Simpsons tidak semata bergantung pada faktor keluarga, melainkan pada kolaborasi kreatif banyak pihak yang telah membangun serial itu selama puluhan tahun.
Dengan lebih dari 800 episode, The Simpsons telah menjadi fenomena budaya pop global, dikenal karena satir sosial, prediksi peristiwa masa depan yang kerap dianggap ‘kebetulan’, serta karakter-karakter ikonik seperti Homer, Marge, Bart, Lisa, dan Maggie.
Hingga kini, Fox masih terus memproduksi musim baru, menandakan serial tersebut belum mendekati garis akhir. Groening sendiri mengaku tetap menikmati proses kreatifnya dan belum berbicara tentang kapan acara itu akan berakhir. Ia justru melihat energi tim produksi sebagai indikator utama umur panjangnya.
Dengan antusiasme kru yang masih tinggi dan basis penggemar yang terus bertambah, masa depan The Simpsons tampak masih panjang.
Bagi Groening, keberhasilan serial ini bukan sekadar soal rekor penayangan, tetapi tentang kemampuan sebuah karya untuk terus relevan di tengah perubahan zaman, sesuatu yang bahkan penciptanya sendiri tidak pernah berani prediksi ketika keluarga Simpson pertama kali muncul di layar televisi lebih dari 35 tahun lalu.