Produsen kendaraan niaga asal India, Tata Motors, mengamankan pesanan terbesar sepanjang kiprahnya di Indonesia. Melalui anak usahanya, PT Tata Motors Distribusi Indonesia, perusahaan ini menandatangani perjanjian pengadaan 70.000 unit kendaraan niaga yang akan digunakan untuk mendukung aktivitas pertanian dan logistik pedesaan di Tanah Air.
Dalam kesepakatan tersebut, Tata Motors akan memasok masing-masing 35.000 unit Tata Yodha (pick-up) dan 35.000 unit Tata Ultra T.7 (truk ringan). Seluruh kendaraan tersebut akan diserahkan kepada PT Agrinas Pangan Nusantara, BUMN yang berfokus pada modernisasi rantai pasok pertanian, penguatan koperasi desa, serta pengamanan ketahanan pangan nasional.
Pengadaan kendaraan ini akan mendukung proyek strategis nasional Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih, yang bertujuan memperkuat konektivitas wilayah perdesaan, meningkatkan efisiensi distribusi hasil pertanian, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.
Puluhan ribu kendaraan niaga tersebut dirancang untuk beroperasi di berbagai kondisi medan Indonesia yang beragam dan menantang. Tata Motors menargetkan armada ini mampu menekan biaya logistik, meningkatkan keandalan distribusi, serta memperlancar pergerakan barang dari sentra produksi menuju pasar.
Distribusi kendaraan akan dilakukan secara bertahap dan terstruktur melalui jaringan koperasi pertanian di berbagai daerah, guna memastikan integrasi operasional berjalan optimal dan berdampak jangka panjang.
Direktur PT Tata Motors Distribusi Indonesia, Asif Shamim, menyatakan bahwa pesanan skala besar ini mencerminkan meningkatnya kepercayaan pasar internasional terhadap kendaraan niaga asal India.
“Pesanan ini menegaskan penerimaan global terhadap kendaraan niaga India serta kepercayaan pelanggan terhadap keandalannya di berbagai kondisi operasional. Tata Yodha dan Ultra T.7 dirancang untuk performa berkelanjutan, tingkat operasional tinggi, serta efisiensi biaya,” ujar Asif dalam keterangan resmi.
Ia menambahkan, kehadiran armada ini diharapkan mampu meningkatkan konektivitas wilayah perdesaan dan memperlancar distribusi logistik pertanian di Indonesia.
Tata Yodha diposisikan sebagai kendaraan pick-up tangguh untuk kebutuhan last-mile delivery, khususnya di wilayah pedesaan dengan medan berat dan kebutuhan angkut tinggi. Sementara itu, Tata Ultra T.7 dirancang sebagai truk ringan modern dengan fokus pada efisiensi, kenyamanan pengemudi, dan keandalan operasional untuk distribusi regional maupun perkotaan.
Saat ini, Tata Motors memiliki portofolio kendaraan niaga yang dipasarkan di lebih dari 40 negara, mulai dari kendaraan angkut ringan hingga truk berat dan bus penumpang. Dengan dukungan riset dan pengembangan, manufaktur berskala global, serta standar pengujian ketat, perusahaan terus memperkuat posisinya sebagai salah satu pemasok solusi mobilitas komersial dunia.