Rapper internasional Pitbull berencana membuat sejarah baru di dunia hiburan dengan mencoba memecahkan Rekor Dunia Guinness untuk jumlah terbanyak orang yang mengenakan bald cap atau penutup kepala botak dalam satu acara.
Upaya tersebut akan dilakukan saat ia menjadi penampil utama konser BST Hyde Park di London pada 10 Juli 2026 mendatang.
Pengumuman resmi percobaan rekor itu disampaikan penyelenggara pada Selasa (17/2). Melalui media sosial, mereka mengajak para penggemar hadir dan ikut serta dalam momen unik tersebut.
It’s official. Let’s make history.
After the idea was championed by @gregjames on @BBCR1, we’re on a mission to secure a GUINNESS WORLD RECORDS™ title for the largest gathering of people wearing bald caps and Pitbull needs YOU there in London’s Hyde Park on Friday 10 July.… pic.twitter.com/4DzlXRcLQN
— BST Hyde Park (@BSTHydePark) February 17, 2026
“Ini resmi. Mari membuat sejarah. Setelah ide ini didorong oleh @gregjames di @BBCR1, kami menjalankan misi untuk meraih gelar GUINNESS WORLD RECORDS™ untuk perkumpulan terbesar orang yang mengenakan bald cap dan Pitbull membutuhkan KAMU hadir di Hyde Park, London pada Jumat 10 Juli. Mari bersenang-senang! Dale,” tulis pihak penyelenggara.
Rencana ini berangkat dari fenomena yang berkembang dalam beberapa tahun terakhir di konser Pitbull. Penyanyi bernama asli Armando Christian Pérez itu dikenal dengan gaya khasnya: kepala plontos, kacamata hitam, jas hitam rapi, dan janggut tipis.
Tanpa disangka, gaya tersebut justru menjadi budaya baru di kalangan penggemarnya. Banyak penonton datang ke konser dengan berdandan menyerupai sang idola, termasuk memakai bald cap agar terlihat botak.
Fenomena itu terlihat jelas saat rangkaian konsernya di Inggris dan Irlandia tahun lalu. Di luar venue, para penggemar berkumpul dalam jumlah besar mengenakan setelan jas hitam dan kacamata hitam, menciptakan pemandangan unik yang bahkan menarik perhatian Pitbull sendiri dari atas panggung.
Dalam wawancara dengan BBC, Pitbull mengaku terharu melihat antusiasme tersebut. Ia menilai aksi para penggemar bukan sekadar candaan, melainkan bentuk kedekatan emosional antara artis dan penonton.
“Setiap kali saya berada di sebuah pertunjukan, saya memberi tahu mereka bahwa ketika kalian memakai bald cap, saya harap kalian siap mengalami waktu terbaik dalam hidup — rasanya lebih dalam daripada sekadar musik,” ujarnya dikutip Mashable Indonesia dari BIllboard.
Ia menambahkan bahwa momen melihat ribuan orang berdandan seperti dirinya merupakan bentuk penghargaan tertinggi atas perjalanan kariernya.
“Ini adalah trofi tertinggi bisa naik ke panggung dan melihat semua kerja keras yang sudah kamu curahkan ke dalam musik. Saya sudah berkecimpung selama 25 tahun dan melihat setiap demografi, semua orang berdandan seperti itu di konser, tak ternilai harganya,” kata Pitbull.
Bagi musisi yang telah berkarier lebih dari dua dekade, tren tersebut menjadi simbol bahwa karyanya mampu menembus batas usia, latar belakang, dan budaya.
Pitbull memang dikenal sebagai figur global berkat lagu-lagu dance pop dan Latin yang mendominasi tangga lagu internasional sejak akhir 2000-an, termasuk kolaborasi bersama Jennifer Lopez, Ne-Yo, hingga Kesha.
Sebelum tampil di London, Pitbull akan menjalani serangkaian konser sebagai pemanasan menuju percobaan rekor tersebut. Ia dijadwalkan tampil di Stagecoach Music Festival di Indio, California pada 24–26 April.
Setelah itu ia melanjutkan tur ke sejumlah negara bagian Amerika Serikat, antara lain Florida, South Carolina, North Carolina, Texas, Arizona, Utah, dan California.
Tur tersebut kemudian berlanjut ke Eropa mulai 23 Juni, yang sekaligus menjadi periode promosi menuju konser BST Hyde Park. Ajang musik musim panas di London itu sendiri dikenal sebagai salah satu festival terbesar di Inggris, sehingga berpotensi menghadirkan puluhan ribu penonton, jumlah yang sangat penting untuk memecahkan rekor.
Jika berhasil, konser tersebut tidak hanya menjadi pertunjukan musik biasa, tetapi juga akan tercatat dalam sejarah Guinness World Records. Keberhasilan upaya ini sangat bergantung pada partisipasi penggemar yang hadir dan bersedia mengenakan bald cap secara serentak.
Dengan fenomena penggemar yang terus berkembang dan antusiasme tinggi setiap konser, peluang Pitbull memecahkan rekor terbilang terbuka lebar.
Sang rapper pun berharap acara itu akan menjadi pengalaman yang tak terlupakan, bukan hanya bagi dirinya, tetapi juga bagi para penggemar yang datang dari berbagai negara untuk merayakan musik sekaligus membuat sejarah bersama.