Aktor Ralph Fiennes memastikan tidak akan kembali memerankan Lord Voldemort dalam serial Harry Potter yang tengah disiapkan oleh HBO. Meski demikian, ia justru memberikan dukungan kepada aktor lain untuk menghidupkan karakter ikonik tersebut, bahkan menyebut satu nama yang menurutnya sangat cocok.
Dalam wawancara terbaru di acara The Claudia Winkleman Show, Fiennes mengungkapkan bahwa dirinya sempat terbuka untuk kembali ke dunia sihir yang membesarkan namanya.
“Saya ingat pernah ditanya setelah kami menyelesaikan seluruh seri film, apakah saya akan kembali memerankan karakter itu. Itu sudah beberapa tahun lalu. Dan saya menjawab, ‘Ya, saya akan sangat senang’,” ujar Fiennes dikutip Mashable Indonesia dari Entertainment Weekly.
Namun, keinginan tersebut tidak pernah berlanjut menjadi kenyataan. Menurutnya, tidak ada langkah konkret dari pihak produksi untuk mengajaknya kembali.
“Tapi tidak ada yang terjadi. Saya rasa kesempatan itu sudah berlalu,” kata aktor kealhiran 22 Desember 1962 tersebut.
Pernyataan ini sekaligus menutup kemungkinan sang aktor kembali memerankan sosok antagonis legendaris yang sebelumnya ia hidupkan dalam versi film layar lebar.
Alih-alih kembali, Fiennes justru menyuarakan dukungan terhadap Tilda Swinton sebagai kandidat potensial untuk memerankan Voldemort di versi serial. Ia menilai Swinton memiliki kualitas akting yang mumpuni serta pengalaman memainkan karakter penuh nuansa misterius.
“Tilda Swinton pernah disebut sebagai salah satu kandidat, dan menurut saya dia akan luar biasa,” ujarnya.
Nama Swinton sendiri bukan sosok baru dalam dunia karakter fantasi dan supranatural. Ia dikenal luas lewat perannya sebagai White Witch dalam film The Chronicles of Narnia, serta Ancient One dalam Doctor Strange.
Selain itu, ia juga tampil dalam berbagai film dengan karakter unik seperti Suspiria dan Constantine, yang semakin memperkuat reputasinya sebagai aktris dengan kemampuan transformasi tinggi.
Fiennes dan Swinton juga memiliki sejarah kerja sama yang cukup panjang. Keduanya pernah tampil bersama dalam sejumlah film ternama seperti The Grand Budapest Hotel, A Bigger Splash, serta Hail Caesar.
Chemistry yang sudah terbangun tersebut menjadi salah satu alasan mengapa Fiennes yakin Swinton mampu memberikan interpretasi baru yang kuat terhadap karakter Voldemort.
Sementara itu, proyek serial Harry Potter dari HBO hingga kini masih menyisakan banyak tanda tanya, termasuk siapa yang akan memerankan tokoh utama maupun karakter penting lainnya.
Sosok Voldemort sendiri tidak langsung hadir dalam wujud penuh sejak awal cerita. Dalam novel pertama, Harry Potter and the Philosopher’s Stone, ia hanya muncul dalam bentuk yang belum sepenuhnya utuh. Kemudian dalam Harry Potter and the Chamber of Secrets, karakter ini tampil sebagai versi muda melalui kilas balik.
Wujud fisik utuh Voldemort baru benar-benar muncul dalam cerita Harry Potter and the Goblet of Fire, yang dalam adaptasi filmnya menjadi debut Fiennes sebagai sang Dark Lord.
Dengan konsep serial HBO yang akan mengadaptasi satu buku untuk setiap musim, besar kemungkinan karakter Voldemort versi dewasa baru akan diperkenalkan beberapa musim ke depan. Artinya, proses casting untuk peran tersebut masih memiliki waktu panjang.
Di sisi lain, spekulasi mengenai aktor yang akan memerankan Voldemort terus bermunculan. Salah satu nama yang sempat ramai diperbincangkan adalah Cillian Murphy.
Namun, bintang Oppenheimer itu dengan tegas membantah kabar tersebut. “Saya sama sekali tidak,” ujarnya kepada media Inggris The Times. Ia bahkan menegaskan kembali penolakannya dengan nada tegas, “Bisa dijadikan judul itu?”
Dengan berbagai pernyataan ini, jelas bahwa perjalanan menuju pengumuman pemeran Voldemort di serial Harry Potter versi HBO masih panjang.
Meski Fiennes tidak akan kembali, dukungannya terhadap aktor lain—khususnya Tilda Swinton—memberi gambaran menarik tentang bagaimana karakter ikonik tersebut bisa berevolusi dalam adaptasi terbaru ini.