Pemilik mobil hybrid Toyota kerap dihadapkan pada dilema saat meninggalkan kendaraan dalam waktu lama, terutama saat mudik Lebaran.
Pasalnya, menekan tombol start tak otomatis membuat mesin bensin menyala karena sistem akan lebih dulu mengandalkan baterai. Auto2000 pun membagikan panduan lengkap cara mengaktifkan Maintenance Mode agar mesin hybrid bisa dinyalakan secara manual.
Mobil hybrid Toyota mengandalkan dua sumber tenaga, yakni mesin bensin (Internal Combustion Engine/ICE) dan motor listrik. Mesin bensin berfungsi sebagai pengisi daya baterai hybrid sekaligus penyuplai tenaga tambahan saat kondisi tertentu, seperti menanjak, mendahului, atau melaju di tol.
Namun, sistem cerdas ini justru bisa menjadi kendala saat pemilik ingin memanaskan mesin secara berkala, misalnya ketika mobil ditinggal mudik selama beberapa hari.
“Pada periode libur atau mudik Lebaran, sebagian pengguna mungkin tidak menggunakan mobil hybrid Toyota untuk aktivitas harian. Jika ditinggalkan dalam waktu tertentu, sebaiknya mobil tetap dinyalakan secara berkala dengan mengaktifkan mode READY agar sistem hybrid bekerja dan kondisi aki serta sistem kelistrikan tetap terjaga,” ujar Nur Imansyah Tara, Marketing Division Head Auto2000, Jumat (13/3/2026).
Mengapa Mobil Hybrid Perlu “Dihangatkan”?
Meski mobil modern tak lagi memerlukan pemanasan lama sebelum berjalan, kondisi berbeda berlaku jika kendaraan ditinggal diam berhari-hari. Memanaskan mesin secara berkala bertujuan menjaga daya aki kecil (auxiliary battery) agar tidak tekor dan memastikan sirkulasi oli tetap lancar.
Berikut panduan dasar memanaskan mobil hybrid Toyota:
- Durasi: Cukup 1-2 menit untuk mobil yang rutin dipakai. Untuk mobil ditinggal lama, panaskan 10-15 menit setiap 3 hari sekali.
- Tanpa gas: Hindari menginjak pedal gas saat mesin baru menyala agar oli bersirkulasi sempurna.
- Ventilasi: Pastikan area terbuka untuk menghindari akumulasi gas CO beracun.
- Cek indikator: Perhatikan panel instrumen untuk mendeteksi peringatan dini.
Tantangan Unik Mobil Hybrid: Mesin Bensin Tak Mau Menyala
Masalah muncul ketika pemilik ingin memanaskan mesin, tapi yang terjadi sistem hybrid justru mematikan mesin bensin karena baterai dianggap sudah cukup terisi.
“Pada mobil hybrid Toyota, begitu pengguna menekan tombol Start belum tentu mesin bensin langsung menyala karena tergantung kapasitas baterai hybrid. Kalaupun mesin bisa beroperasi, akan segera mati jika kapasitas baterainya sudah penuh. Padahal masih dibutuhkan waktu lebih lama untuk memanaskannya,” jelas Sapta Nugraha, Kepala Bengkel Auto2000 Cilandak, di Jakarta, belum lama ini.
Solusinya? Aktifkan Maintenance Mode, sebuah mode khusus yang biasa digunakan teknisi bengkel untuk melakukan perawatan pada mobil hybrid Toyota.
Tutorial: Cara Menyalakan Mesin Hybrid Toyota Secara Manual
Auto2000 membagikan langkah-langkah berikut untuk mengaktifkan Maintenance Mode pada mobil hybrid Toyota:
- Posisi awal: Pastikan tuas transmisi di P (Parkir).
- Aksesori hidup: Tanpa menginjak pedal rem, tekan tombol Start dua kali (indikator dashboard akan menyala).
- Injak gas dua kali: Injak pedal gas penuh dua kali.
- Pindah ke N: Pindahkan tuas transmisi ke N, lalu injak pedal gas penuh dua kali.
- Kembali ke P: Pindahkan tuas transmisi kembali ke P, lalu injak pedal gas penuh dua kali.
- Cek indikator: Perhatikan Multi Information Display (MID). Akan muncul tulisan “Maintenance Mode” sebagai konfirmasi.
- Nyalakan mesin: Setelah mode aktif, injak pedal rem dan tekan tombol Start. Mesin bensin akan menyala terus-menerus untuk mengisi aki kecil.
- Durasi pemanasan: Biarkan mesin menyala sekitar 15 menit agar daya aki kecil terisi dan oli bersirkulasi sempurna.
- Matikan mesin: Setelah selesai, matikan mesin seperti biasa.
Catatan Penting: Prosedur ini harus diulang setiap kali ingin memanaskan mesin. Jika kesulitan, Auto2000 menyarankan pemilik untuk datang ke bengkel resmi Toyota terdekat guna mendapatkan pendampingan langsung.