Produsen otomotif Tiongkok, Changan Automobile mencatatkan rekor performa tertinggi sepanjang tahun 2025. Perusahaan yang kini gencar berekspansi ke pasar Indonesia melalui kemitraan dengan Indomobil Group ini, berhasil membukukan penjualan total sebanyak 2.913.000 unit kendaraan, atau tumbuh 8,54% dibandingkan tahun sebelumnya.
Capaian ini menjadi tonggak sejarah baru bagi Changan sebagai merek otomotif Tiongkok yang paling cepat mencapai angka akumulasi 30 juta unit penjualan dalam sembilan tahun terakhir.
Salah satu pilar utama pertumbuhan Changan adalah segmen kendaraan energi baru atau New Energy Vehicle (NEV). Penjualan NEV Changan melonjak drastis sebesar 51,1% dengan total pengiriman mencapai 1,11 juta unit.
Keberhasilan tersebut tidak lepas dari kontribusi kuat tiga sub-brand utama Changan Automobile yang menunjukkan performa impresif di berbagai segmen. CHANGAN NEVO menjadi kontributor terbesar dengan penjualan mencapai 410.495 unit, menegaskan posisinya sebagai tulang punggung di segmen kendaraan energi baru.
Sementara itu, CHANGAN DEEPAL mencatat pertumbuhan signifikan sebesar 44,4% dengan total penjualan 325.096 unit. Di segmen premium, AVATR juga menunjukkan kinerja solid dengan penjualan 123.472 unit, didukung konsistensi penjualan bulanan yang mampu melampaui angka 10.000 unit selama sebagian besar tahun.
Melalui strategi “Vast Ocean Plan”, Changan juga mencatatkan rekor ekspor tertinggi di mancanegara sebanyak 637.300 unit, naik 18,85% secara tahunan. Hingga awal 2026, Changan telah merambah 118 negara dengan jaringan global mencapai 1.100 outlet.
“Investasi riset dan pengembangan (R&D) kami mencapai RMB 12,6 miliar, atau sekitar 7,67% dari total pendapatan. Angka ini naik 24% dibandingkan tahun lalu demi memastikan efisiensi konversi teknologi kami tetap di peringkat teratas industri,” tulis laporan resmi Changan (14/4/2026).
Tak hanya soal volume penjualan, Changan juga memperkuat posisi sebagai pemimpin teknologi mobilitas cerdas. Pada Maret 2026, Changan resmi mengantongi lisensi uji coba Robotaxi L4, yang mencakup semua skenario berkendara otonom di jalan raya Tiongkok. Langkah ini menyusul pencapaian sebelumnya di mana Changan menjadi pionir dalam pembukaan era mengemudi otonom level L3.
Sejalan dengan visi ramah lingkungan, Changan juga melaporkan penurunan emisi karbon per nilai produksi sebesar 28% dibandingkan tahun 2020 melalui pemanfaatan energi fotovoltaik yang masif di fasilitas produksi mereka.
Di Tanah Air, kehadiran Changan semakin diperkuat melalui kolaborasi strategis dengan Indomobil Group. Memanfaatkan jaringan distribusi Indomobil yang memiliki lebih dari 300 diler dan 8.000 titik layanan purna jual