Tren kendaraan listrik (EV) di Indonesia kini memasuki babak baru. Tidak lagi hanya bicara soal efisiensi baterai, konsumen mulai melirik sisi personalisasi dan karakter desain. Hal ini terbukti dari fenomena iCAR V23, SUV listrik bergaya retro-futuristik yang sukses mencuri perhatian para early adopter di Tanah Air.
Meski pasar EV semakin sesak, iCAR V23 berhasil membangun basis penggemar organik yang kuat, salah satunya melalui komunitas V23 EVO (Electric Vehicle Owner). Lantas, apa yang membuat mobil ini begitu spesial di mata para pencinta otomotif?
Bagi banyak pemesan awal, desain adalah faktor penentu utama. Di tengah gempuran mobil listrik berdesain membulat (aerodynamic shape), iCAR V23 tampil berani dengan guratan boxy yang tegas.
“Waktu lihat di booth IIMS Februari lalu, iCAR langsung kelihatan ikonik dan eye-catching. Model dan warnanya unik, ganteng, dan stand out dibanding yang lain. Feel-nya itu benar-benar retro tapi futuristik,” ujar Humam Reno, Founder V23 EVO Community, di Jakarta, Selasa (07/04/2026).
Selain estetika, proporsi kendaraan dengan ground clearance tinggi memberikan visibilitas lebih baik. Hal ini memberikan rasa percaya diri ekstra bagi pengemudi saat membelah kemacetan kota maupun melintasi kontur jalan yang tidak rata.
Bukan hanya soal tampang, pengalaman di balik kemudi menjadi alasan kedua mengapa mobil ini banyak dipesan. Para pemilik pertama mengaku merasakan sensasi berkendara yang menyenangkan atau fun to drive.
Humam menambahkan bahwa sejak pertama kali mencoba unit (test drive), ia langsung merasa cocok. “Pas pertama kali coba, langsung kerasa ini mobil fun to drive tapi tetap nyaman. Bahkan, ada sensasi berbeda yang bikin ngerasa makin ‘ganteng’ waktu bawa V23. Bisa dibilang memang love at first sight,” ungkapnya.
Salah satu keunggulan kompetitif iCAR V23 yang jarang dimiliki kompetitor adalah fleksibilitas modifikasinya. Mengusung konsep Plug & Play, mobil ini dirancang sebagai kanvas kosong bagi pemiliknya untuk mengekspresikan karakter diri.
Fleksibilitas ini sangat relevan dengan berkembangnya kategori modifikasi EV di ajang bergengsi seperti Indonesia Modification & Lifestyle Expo (IMX). Para anggota komunitas V23 EVO bahkan mengaku sudah menyiapkan daftar aksesori dan sentuhan visual yang akan langsung dipasang begitu unit mendarat di garasi mereka.
Sebagai bagian dari ekosistem Chery Group, iCAR membawa misi untuk mengubah stigma kendaraan listrik yang membosankan. Mark Yang, Country Director iCAR Indonesia, menyebut bahwa V23 dirancang untuk menyatu dengan rutinitas modern tanpa mengorbankan aspek kesenangan.
“Dengan membawa semangat playful driving sebagai DNA iCAR, V23 mendukung mobilitas yang lebih efisien dari sisi waktu dan biaya, dengan kemudahan pengisian daya di rumah yang terintegrasi dalam rutinitas sehari-hari,” jelas Mark.