Serial live-action God of War resmi memasuki tahap produksi dan langsung memicu perbincangan hangat di kalangan penggemar. Amazon merilis tampilan perdana (first look) yang memperlihatkan Ryan Hurst sebagai Kratos dan Callum Vinson sebagai Atreus.
Produksi serial ini kini tengah berlangsung di Vancouver, Kanada, dan telah mendapatkan pesanan dua musim sekaligus dari Prime Video.
Dalam gambar perdana yang dirilis, Hurst tampil mengenakan kostum khas Kratos dengan nuansa armor Nordik, sementara Vinson berdiri di sampingnya sebagai Atreus, putra yang menjadi pusat perjalanan emosional cerita.
Serial ini akan mengadaptasi alur dari dua game God of War terbaru yang mengangkat mitologi Nordik, di mana Kratos harus membesarkan putranya yang masih berusia 10 tahun sembari menghadapi para dewa.
Berdasarkan sinopsis resmi yang dibagikan, “Ayah dan anak, Kratos dan Atreus, memulai perjalanan untuk menebarkan abu istri dan ibu mereka, Faye. Melalui petualangan mereka, Kratos berusaha mengajarkan putranya menjadi dewa yang lebih baik, sementara Atreus mencoba mengajarkan ayahnya bagaimana menjadi manusia yang lebih baik.”
Kutipan tersebut menegaskan bahwa adaptasi ini tidak hanya menonjolkan aksi brutal khas waralaba game, tetapi juga dinamika hubungan ayah dan anak yang menjadi inti emosional kisahnya.
Selain Hurst dan Vinson, deretan pemain lain turut diumumkan. Max Parker memerankan Heimdall, Ólafur Darri Ólafsson sebagai Thor, Mandy Patinkin sebagai Odin, Alastair Duncan sebagai Mimir, Danny Woodburn dan Jeff Gulka sebagai Brok dan Sindri, serta Ed Skrein sebagai Baldur.
Dengan jajaran pemeran tersebut, Prime Video tampak serius menggarap adaptasi salah satu franchise game paling ikonik milik PlayStation ini.
Serial ini ditulis sekaligus dipimpin oleh Ronald D. Moore sebagai showrunner melalui bendera Tall Ship Productions. Frederick E.O. Toye dipercaya menyutradarai dua episode pertama. Proyek ini diproduksi bersama oleh Sony Pictures Television dan Amazon MGM Studios, bekerja sama dengan PlayStation Productions.
Meski begitu, alih-alih disambut penuh antusiasme, first look God of War justru memancing banyak komentar negatif dari komunitas penggemar game. Kritik paling ramai tertuju pada penampilan Ryan Hurst sebagai Kratos.
Sebagian penggemar menilai postur tubuh sang aktor tidak sekekar dan sebesar versi karakter di gim, yang dikenal memiliki tubuh sangat berotot dan proporsi fisik ekstrem.
Di media sosial, sejumlah warganet membandingkan siluet Hurst dengan model karakter Kratos dalam game dan menyebut adaptasi live-action ini kurang menghadirkan aura intimidatif yang selama ini melekat pada sang Dewa Perang.
Selain itu, karakter Atreus juga menjadi sorotan. Banyak penggemar mengomentari gaya rambut Callum Vinson yang dinilai tidak cukup menyerupai versi game.
Dalam gim, Atreus tampil dengan potongan rambut khas yang menjadi bagian dari identitas visualnya. Pada tampilan perdana serial, gaya rambut tersebut terlihat berbeda sehingga memicu kekecewaan sebagian fans yang menginginkan detail lebih setia pada materi sumber.
Perdebatan ini menunjukkan besarnya ekspektasi terhadap adaptasi live-action God of War. Sebagai salah satu judul paling sukses dalam sejarah PlayStation, waralaba ini memiliki basis penggemar yang sangat loyal.
Versi gimnya, terutama rilisan era mitologi Nordik, dipuji karena kedalaman cerita, kualitas sinematik, serta pengembangan karakter Kratos dan Atreus yang kompleks.
Di sisi lain, ada pula penggemar yang memilih menunggu hasil akhir sebelum memberikan penilaian. Mereka menilai satu gambar promosi belum cukup untuk menggambarkan keseluruhan kualitas serial, termasuk aspek akting, efek visual, hingga koreografi pertarungan yang menjadi elemen penting dalam kisah God of War.
Dengan produksi yang telah berjalan dan dukungan penuh dari Amazon serta Sony, serial ini diproyeksikan menjadi salah satu proyek adaptasi game terbesar di Prime Video.
Namun respons awal yang terbelah menjadi sinyal bahwa perjalanan God of War menuju layar kaca tidak akan lepas dari sorotan tajam para penggemarnya. Kini, publik menantikan bagaimana tim produksi menjawab keraguan tersebut ketika trailer resmi dan cuplikan adegan aksi mulai dirilis ke publik.