loading…
Menjemput jodoh memang dapat dilakukan dengan berbagai cara, salah satunya melalui taaruf, proses taaruf ini juga dijelaskan dalam Surat Al Hujurat ayat 13. Foto ilustrasi/ist
يٰۤاَيُّهَا النَّاسُ اِنَّا خَلَقۡنٰكُمۡ مِّنۡ ذَكَرٍ وَّاُنۡثٰى وَجَعَلۡنٰكُمۡ شُعُوۡبًا وَّقَبَآٮِٕلَ لِتَعَارَفُوۡا ؕ اِنَّ اَكۡرَمَكُمۡ عِنۡدَ اللّٰهِ اَ تۡقٰٮكُمۡ ؕ اِنَّ اللّٰهَ عَلِيۡمٌ خَبِيۡرٌ
“Hai manusia sesungguhnya kami telah menciptakan kalian dari seorang pria dan seorang wanita, lalu menjadikan kalian berbangsa-bangsa dan bersuku-suku agar kalian saling mengenal (li-ta’arofu)…..” (QS. Al HUjarat: 13).
Dibandingkan pacaran, ta’aruf lebih dianjurkan karena lebih menghindari perbuatan zina . Sebagaimana kita ketahui, Islam melarang keras perbuatan yang mendekat zina.
Allah Ta’ala berfirman,
وَكَمۡ اَهۡلَكۡنَا مِنَ الۡقُرُوۡنِ مِنۡۢ بَعۡدِ نُوۡحٍؕ وَكَفٰى بِرَبِّكَ بِذُنُوۡبِ عِبَادِهٖ خَبِيۡرًۢا بَصِيۡرًا
“Dan janganlah kamu mendekati zina; (zina) itu sungguh suatu perbuatan keji, dan suatu jalan yang buruk.” (QS. Al Isra’: 17).
Selain lebih menjauhi zina, dirangkum dari berbagai sumber berikut 5 alasan mengapa taaruf lebih baik daripada pacaran.
1. Terhindari dari fitnah
Proses ini dianjurkan karena sesuai dengan syariat agama. Proses taaruf akan melibatkan pihak ketiga seperti orangtua atau orang terdekat. Dengan adanya pihak ketiga, calon pasangan akan terhindar dari hal-hal negatif seperti fitnah.
Taaruf ini sangat berbeda dengan pacaran yang cenderung diisi dengan kegiatan berdua-duaan yang mendekati zina dan fitnah.