PT Honda Prospect Motor (HPM) mempercepat ekspansi jaringan di Pulau Kalimantan dengan meresmikan lima dealer baru secara serentak di Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah. Langkah ini menjadi bagian dari strategi Honda untuk mengamankan pertumbuhan penjualan dan penguatan market share di wilayah dengan potensi mobilitas dan kebutuhan kendaraan yang terus meningkat.
Kelima dealer baru tersebut berada di Kabupaten Tanah Bumbu, Tanah Laut, Barito Selatan, Kapuas, dan Lamandau. Wilayah-wilayah ini dinilai memiliki karakter pasar yang strategis, ditopang oleh aktivitas pertambangan, perkebunan, logistik, serta pertumbuhan kawasan permukiman yang mendorong permintaan kendaraan penumpang dan niaga ringan.
Honda menilai Kalimantan sebagai salah satu pasar regional dengan prospek jangka panjang, seiring pembangunan infrastruktur, peningkatan konektivitas antardaerah, serta bertambahnya populasi kendaraan.
Dengan menghadirkan jaringan resmi hingga tingkat kabupaten, Honda menargetkan peningkatan kontribusi penjualan dari luar kota besar, sekaligus memperkuat dominasi merek di pasar daerah.
Sales & Marketing and After Sales Director PT Honda Prospect Motor, Yusak Billy, mengatakan bahwa perluasan jaringan ini dirancang untuk mendekatkan konsumen dengan produk dan layanan Honda, yang secara langsung berdampak pada keputusan pembelian.
“Kami melihat Kalimantan sebagai wilayah dengan potensi pertumbuhan yang berkelanjutan. Dengan akses dealer yang lebih dekat, konsumen tidak hanya lebih mudah membeli kendaraan Honda, tetapi juga lebih percaya diri dalam kepemilikan jangka panjang karena dukungan layanan purna jual yang kuat,” ujarnya, Rabu (17/02/2026).
Honda Trio Batulicin menjadi dealer resmi Honda pertama di Kabupaten Tanah Bumbu dengan fasilitas 3S (Sales, Service, dan Spare Parts). Kehadiran fasilitas penjualan di wilayah ini diharapkan mampu menangkap permintaan kendaraan Honda untuk kebutuhan mobilitas harian, aktivitas usaha, hingga operasional sektor industri lokal.
Sementara itu, empat dealer lainnya hadir dengan fasilitas 2S (Service dan Spare Parts) yang difokuskan untuk memperkuat ekosistem purna jual. Strategi ini dinilai krusial dalam menjaga retensi pelanggan dan mendorong pembelian ulang, terutama di wilayah dengan jarak tempuh antarkota yang panjang.
Honda menilai penguatan layanan purna jual di Kalimantan akan berdampak langsung pada peningkatan volume penjualan regional. Konsumen di daerah yang sebelumnya harus menempuh perjalanan jauh untuk servis atau suku cadang kini dapat mengakses layanan lebih cepat, sehingga menurunkan hambatan kepemilikan kendaraan.
Langkah ekspansi ini melanjutkan konsistensi Honda dalam memperluas jaringan di Kalimantan sejak kehadiran pertamanya di Banjarmasin pada 1987. Dalam beberapa tahun terakhir, Honda aktif menambah dealer di berbagai kabupaten strategis sebagai upaya menjaga posisi kompetitif di tengah persaingan pasar otomotif nasional.