Perusahaan otomotif Jepang Honda menandai tonggak penting operasionalnya di Vietnam melalui perayaan 30 tahun perjalanan Honda Vietnam, yang digelar pada 6 Maret 2026. Momentum ini sekaligus menegaskan komitmen perusahaan untuk terus menghadirkan mobilitas berkelanjutan serta meningkatkan keselamatan berkendara di negara tersebut.
Direktur Utama Honda Vietnam, Sayaka Arai, menyampaikan apresiasi kepada pemerintah Vietnam, mitra bisnis, jaringan dealer, serta pelanggan yang telah mendukung perjalanan perusahaan selama tiga dekade.
“Tonggak ini sangat bermakna bagi kami. Dukungan dari pemerintah, mitra, dealer, pemasok, media, pelanggan, dan seluruh karyawan menjadi kekuatan utama yang mendorong pertumbuhan Honda di Vietnam,” ujar Arai melansir dari vir.com.vn, Rabu (11/03/2026).
Didirikan pada 1996, Honda Vietnam telah menginvestasikan sekitar 627 juta dolar AS untuk mengembangkan bisnisnya di negara tersebut. Selama 30 tahun, perusahaan ini berkembang menjadi penyedia solusi mobilitas yang mempekerjakan lebih dari 10.000 karyawan dan menciptakan banyak lapangan kerja melalui jaringan dealer serta industri pendukung.
Honda Vietnam juga terus memperluas kapasitas produksi, jaringan distribusi nasional, serta ekspor ke berbagai pasar internasional. Langkah ini turut mendorong pertumbuhan industri otomotif dan sepeda motor Vietnam sekaligus memperkuat perekonomian nasional.
Selama tiga dekade beroperasi, Honda Vietnam telah mengirimkan lebih dari 40 juta unit sepeda motor kepada konsumen di seluruh negeri, menjadikannya salah satu merek mobilitas paling dipercaya di Vietnam.
Saat ini perusahaan mengoperasikan tiga pabrik sepeda motor dengan kapasitas produksi gabungan mencapai 2,75 juta unit per tahun. Tingkat lokalisasi komponen juga telah melampaui 96 persen, menunjukkan kuatnya ekosistem industri lokal.
Portofolio motor Honda di Vietnam mencakup berbagai segmen, mulai dari motor cub, skuter, motor manual, hingga kendaraan listrik.
Perusahaan juga menghadirkan berbagai teknologi modern seperti anti-lock braking system (ABS), smart key, mesin eSP+ empat katup hemat bahan bakar, serta sistem konektivitas Honda RoadSync untuk meningkatkan keamanan dan kenyamanan berkendara.
Untuk merayakan ulang tahun ke-30, Honda Vietnam meluncurkan edisi khusus skuter Honda Air Blade 125 yang dibuat melalui kolaborasi dengan Marvel.
Motor edisi terbatas ini terinspirasi dari karakter ikonik Spider-Man dan Venom, dengan produksi yang dibatasi hanya 2.000 unit di seluruh Vietnam.
Selain dominan di pasar sepeda motor, Honda Vietnam juga memperkuat kehadirannya di segmen mobil sejak memasuki pasar tersebut pada 2006.
Saat ini, pabrik mobil Honda di Vietnam memiliki kapasitas produksi sekitar 35.000 unit per tahun. Beberapa model populer seperti Honda CR-V dan Honda City sudah dirakit secara lokal.
Sejalan dengan strategi elektrifikasi global Honda, perusahaan juga mulai memperluas jajaran kendaraan hybrid. Pada 2026, Honda Vietnam merakit Honda CR-V e:HEV, yang menjadi mobil hybrid pertama yang diproduksi di Vietnam.
Berbagai teknologi canggih juga disematkan pada kendaraan Honda, seperti sistem bantuan pengemudi Honda Sensing, teknologi Honda Hybrid, serta layanan digital Honda Connect untuk meningkatkan keselamatan dan konektivitas pengguna.
Di luar aktivitas bisnis, Honda Vietnam juga aktif menjalankan berbagai program sosial, khususnya dalam edukasi keselamatan lalu lintas dan perlindungan lingkungan.
Setiap tahun, perusahaan bekerja sama dengan pemerintah dan mitra untuk memberikan pelatihan keselamatan berkendara kepada lebih dari 27 juta orang dari berbagai kelompok usia.
Sejak 2018, Honda Vietnam juga mendistribusikan lebih dari 12 juta helm gratis kepada siswa kelas satu sekolah dasar di seluruh negeri, sekaligus memberikan pelatihan keselamatan berkendara.
Sebagai bagian dari program perayaan 30 tahun, Honda Vietnam turut menyumbangkan 408 motor listrik Honda ICON e: kepada sejumlah sekolah menengah untuk mendukung program pelatihan keselamatan lalu lintas.
Ke depan, Honda Vietnam menegaskan akan terus menempatkan pelanggan sebagai pusat strategi bisnis sekaligus berkontribusi terhadap pembangunan berkelanjutan di negara tersebut.
“Kami ingin terus menciptakan nilai jangka panjang bagi pelanggan dan masyarakat Vietnam,” kata Arai.