Kebijakan pemerintah yang mulai memperketat aturan pembatasan konsumsi Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi memaksa para pemilik kendaraan untuk memutar otak. Menanggapi situasi tersebut, Auto2000 membagikan strategi teknis bagi para pemilik Toyota agar tetap nyaman bermobilitas tanpa harus sering mengantre di SPBU.
Marketing Division Head Auto2000, Nur Imansyah Tara, menegaskan bahwa efisiensi bahan bakar bukan hanya soal kondisi mesin, melainkan kombinasi cerdas antara teknologi kendaraan dan perilaku pengemudi.
“Banyak cara untuk menghemat bensin. Mulai dari menerapkan metode eco driving, rutin servis berkala, hingga beralih ke teknologi hybrid yang terbukti sangat irit,” ujar Nur Imansyah Tara, Senin (12/4/2026).
Menguasai Teknik Eco Driving
Efisiensi bahan bakar sangat bergantung pada kaki pengemudi. Auto2000 menekankan pentingnya menjaga momentum kendaraan. Pengemudi disarankan mengatur jarak aman dengan kendaraan di depan guna menghindari pengereman mendadak yang membuang energi kinetik secara percuma.
Selain itu, bagi pengguna transmisi CVT, disarankan untuk menekan pedal gas secara halus dan non-agresif. Hal ini memungkinkan transmisi memberikan rasio paling optimal yang secara otomatis menekan konsumsi BBM ke level terendah.
Optimalisasi Fitur Mesin dan Mode Berkendara
Mayoritas mobil penumpang Toyota saat ini telah dilengkapi dengan pilihan mode berkendara. Pengguna disarankan memaksimalkan Mode ECO untuk perjalanan harian. Meski respons mesin menjadi lebih tenang, mode ini memastikan sistem bekerja pada efisiensi maksimal.
Hal teknis lainnya yang kerap disepelekan adalah tekanan ban. Ban yang kekurangan udara akan menciptakan hambatan gulung yang berat, memaksa mesin bekerja ekstra dan menyedot bensin lebih banyak.
Servis Berkala
Performa mesin yang prima adalah kunci keiritan. Melalui servis berkala di bengkel Auto2000 atau layanan Home Service (THS), teknisi akan memastikan komponen krusial seperti filter udara, busi, dan sistem pembakaran dalam kondisi puncak.
Bagi pemilik model tertentu, Toyota juga menyediakan program T-CARE yang menawarkan gratis biaya jasa dan suku cadang hingga servis ke-7. Ini merupakan keuntungan ganda untuk menjaga nilai aset sekaligus efisiensi biaya operasional.
Solusi paling radikal untuk menyiasati pembatasan BBM adalah beralih ke Hybrid Electric Vehicle (HEV). Sebagai contoh, New Veloz Hybrid EV mampu mencatatkan efisiensi hingga 28,9 km/liter.
Secara matematis, dengan tangki penuh berisi 40 liter bensin, mobil hybrid Toyota mampu menempuh jarak hingga 1.100 kilometer. Jarak ini setara dengan perjalanan Jakarta ke Surabaya dan kembali lagi setengah jalan tanpa perlu mengisi bensin ulang.