Rencana produksi Avatar 4 dan Avatar 5 terus berlanjut tanpa hambatan berarti setelah kesuksesan film ketiga, Avatar: Fire and Ash, yang berhasil menembus pendapatan global lebih dari 1 miliar dolar AS atau sekitar Rp15,8 triliun.
Kabar ini dikonfirmasi langsung oleh produser eksekutif Rae Sanchini, yang menyebut bahwa seluruh tim kini tengah bekerja intensif untuk mempersiapkan dua sekuel berikutnya dari waralaba besutan James Cameron tersebut.
Dalam wawancara yang dipublikasikan awal April, Sanchini menegaskan bahwa proyek Avatar 4 dan Avatar 5 tidak hanya sekadar wacana, melainkan sudah masuk tahap praproduksi yang cukup serius.
Ia menjelaskan bahwa tim produksi saat ini fokus pada penyusunan berbagai aspek teknis, mulai dari penganggaran hingga perencanaan jadwal produksi.
“Saat ini kami sedang menyusun jadwal. Kami bekerja keras untuk itu, mulai dari budgeting, penjadwalan, perencanaan, hingga membangun pipeline baru untuk proyek ini. Bagi kami, semuanya berjalan dengan kecepatan penuh,” ujarnya dikutip Mashable Indonesia dari People.
Meski belum diumumkan judul resminya, dua film lanjutan ini sebelumnya dijadwalkan tayang masing-masing pada 2029 dan 2031. Namun, menurut Sanchini, tanggal tersebut masih bersifat tentatif dan berpotensi mengalami perubahan.
Ia menambahkan bahwa pihak studio berencana mengunci jadwal rilis dalam waktu dekat, seiring dengan perkembangan tahap produksi yang semakin matang.
Sanchini juga mengungkapkan bahwa perusahaan produksi Lightstorm Entertainment milik Cameron kini tengah mengembangkan pendekatan baru dalam menciptakan visual khas Avatar yang dikenal revolusioner.
Kali ini, mereka memanfaatkan platform yang lebih mudah diakses untuk mendukung pengerjaan efek visual berteknologi tinggi dalam dua film mendatang.
“Kami sudah memiliki naskahnya, dan hasilnya luar biasa. Sejauh ini, kami terus melangkah maju,” kata Sanchini menegaskan optimisme tim produksi.
Kesuksesan Avatar: Fire and Ash menjadi salah satu faktor utama yang memperkuat kelanjutan proyek ini. Film yang merupakan sekuel dari Avatar: The Way of Water itu mencatat pencapaian signifikan di box office global hanya dalam hitungan minggu sejak perilisannya.
Secara keseluruhan, film tersebut berhasil mengumpulkan pendapatan sekitar 1,48 miliar dolar AS atau setara Rp23,4 triliun. Angka ini semakin memperkokoh posisi waralaba Avatar sebagai salah satu franchise film paling sukses sepanjang masa, menyusul film pertamanya, Avatar, yang masih memegang rekor sebagai film dengan pendapatan tertinggi di dunia.
Meski demikian, Cameron sebelumnya sempat mengisyaratkan tantangan besar yang harus dihadapi untuk menjaga keberlanjutan franchise ini, terutama terkait biaya produksi yang sangat tinggi.
Dalam sebuah wawancara pada Januari lalu, ia menyebut bahwa timnya perlu mencari cara agar film-film Avatar dapat diproduksi dengan biaya yang lebih efisien tanpa mengorbankan kualitas.
Bahkan, saat menghadiri konferensi pers di ajang Saturn Awards pada 8 Maret, Cameron mengakui bahwa dirinya kemungkinan besar akan tetap terlibat dalam dua film berikutnya, meski belum bisa memberikan kepastian penuh. Pernyataan tersebut memperlihatkan adanya pertimbangan matang dalam mengelola skala produksi yang sangat besar.
Dari sisi cerita, Avatar: Fire and Ash menghadirkan perkembangan emosional yang cukup mendalam dalam kisah keluarga Sully.
Film ini melanjutkan peristiwa setelah The Way of Water, dengan fokus pada duka yang dialami Jake Sully yang diperankan Sam Worthington dan Neytiri yang diperankan Zoe Saldaña, setelah kehilangan putra sulung mereka, Neteyam, yang diperankan Jamie Flatters.
Di tengah kondisi tersebut, ancaman kembali muncul dari Miles Quaritch yang diperankan Stephen Lang, yang melanjutkan ambisinya untuk memburu Jake.
Tak hanya itu, film ini juga memperkenalkan karakter baru bernama Varang yang diperankan oleh Oona Chaplin. Karakter ini digambarkan sebagai sosok antagonis dari ras Na’vi yang kemudian bersekutu dengan Quaritch, menambah kompleksitas konflik dalam cerita.
Dengan fondasi cerita yang semakin luas, dukungan teknologi visual mutakhir, serta performa box office yang konsisten tinggi, Avatar 4 dan Avatar 5 diprediksi akan kembali menjadi proyek ambisius yang memperkuat dominasi James Cameron di industri perfilman global.