Seorang pria yang sebelumnya pernah ditangkap karena menguntit penyanyi pop dunia Billie Eilish dilaporkan meninggal dunia setelah tertabrak kereta di Long Island, New York, pada Rabu pagi waktu setempat. Insiden tragis ini terjadi sekitar pukul 05.38 pagi di kawasan Westbury, menurut keterangan otoritas yang dikutip media lokal.
Korban yang diketahui bernama Prenell Rousseau disebut berada di area rel saat kejadian berlangsung. Berdasarkan informasi dari sumber penegak hukum,
Rousseau saat itu tengah berlari di atas atau di dekat jalur kereta ketika sebuah rangkaian Long Island Rail Road (LIRR) melintas dan menabraknya. Pihak berwenang menduga peristiwa tersebut sebagai kecelakaan, tanpa indikasi unsur kesengajaan.
Peristiwa ini langsung menjadi perhatian publik mengingat latar belakang Rousseau yang pernah terlibat kasus hukum terkait tindakan menguntit terhadap Billie Eilish beberapa tahun lalu. Pada 2020, pria tersebut berulang kali mendatangi kediaman sang penyanyi di Los Angeles hingga menimbulkan kekhawatiran serius bagi Eilish dan keluarganya.
Dalam dokumen pengadilan yang diajukan saat itu, Eilish mengungkapkan bahwa Rousseau menunjukkan perilaku yang tidak stabil selama beberapa kali kemunculannya di rumah tersebut. Ia bahkan tercatat mendatangi rumah itu hingga tujuh kali sebelum akhirnya ditangkap atas tuduhan masuk tanpa izin.
“Ketika kami menunggu petugas keamanan, Tuan Rousseau tetap berada di teras rumah kami, duduk dan mulai membaca buku sambil terus melakukan monolog secara berkala,” ungkap Eilish dalam pernyataan resminya yang disampaikan di pengadilan.
Situasi tersebut semakin mencekam ketika Rousseau menolak pergi meski telah diminta berkali-kali. “Ayah saya berulang kali memintanya pergi, tetapi dia menolak,” lanjut Eilish dalam dokumen yang sama.
Ketakutan keluarga Eilish semakin meningkat karena insiden tersebut terjadi di tengah pandemi COVID-19. Rousseau diketahui tidak mengenakan masker dalam sebagian besar kunjungannya ke rumah sang penyanyi, menambah kekhawatiran akan aspek kesehatan selain faktor keamanan.
Akibat rangkaian kejadian tersebut, pengadilan akhirnya mengabulkan permohonan Eilish dengan memberikan perintah penahanan terhadap Rousseau selama tiga tahun.
Keputusan ini diharapkan dapat memberikan perlindungan hukum sekaligus rasa aman bagi penyanyi yang dikenal lewat lagu “Bad Guy” tersebut.
Selain perilakunya di dunia nyata, aktivitas Rousseau di media sosial juga sempat menjadi sorotan. Dalam salah satu unggahan di akun Instagram miliknya, ia menampilkan ilustrasi yang menyerupai Billie Eilish disertai pesan bernada personal yang berbunyi, “Bagaimanapun – aku mencintaimu b … hanya itu.” Unggahan ini memperkuat kekhawatiran mengenai obsesinya terhadap sang artis.
Sementara itu, pihak Long Island Rail Road menyatakan bahwa insiden tersebut turut berdampak pada operasional perjalanan kereta pagi hari. Sekitar 100 penumpang yang berada di dalam kereta yang terlibat kejadian harus dipindahkan ke rangkaian lain untuk melanjutkan perjalanan mereka.
Long Island Rail Road sendiri merupakan salah satu jaringan kereta komuter tersibuk di Amerika Utara, melayani ribuan penumpang setiap harinya. Insiden yang melibatkan pejalan kaki atau individu di sekitar rel menjadi perhatian serius, mengingat tingginya frekuensi perjalanan kereta di jalur tersebut.
Hingga saat ini, penyelidikan lebih lanjut masih dilakukan untuk memastikan kronologi lengkap kejadian. Namun, otoritas menegaskan bahwa tidak ada indikasi tindak kriminal dalam insiden ini dan seluruh bukti awal mengarah pada kecelakaan.
Kasus ini sekaligus mengingatkan kembali publik akan pentingnya keamanan di sekitar jalur kereta serta dampak jangka panjang dari kasus penguntitan yang dapat memengaruhi kehidupan korban maupun pelaku.