Netflix akhirnya merilis cuplikan resmi untuk tahap kedua (2nd Stage) dari anime STEEL BALL RUN JoJo’s Bizarre Adventure. Pengumuman ini langsung menyulut antusiasme para penggemar setia waralaba JoJo’s Bizarre Adventure di seluruh dunia, termasuk Indonesia, yang telah lama menantikan kelanjutan kisah epik balapan kuda lintas benua ini.
Dalam teaser terbaru yang dirilis raksasa streaming asal Amerika Serikat tersebut, alur cerita memasuki fase yang jauh lebih gelap dan penuh misteri. Setelah menyelesaikan tahap pertama yang penuh aksi, para peserta balapan kuda kini harus menghadapi tantangan paling brutal yaitu penyeberangan gurun sepanjang 750 mil yang dikenal sebagai kawasan paling angker dalam sejarah balapan kuda.
Teaser yang dirilis melalui kanal resmi Netflix ini dibuka dengan adegan mencekam saat ditemukannya mayat-mayat di antara para peserta balapan kuda. Kejadian tersebut mengubah kompetisi yang semestinya ajang adu kecepatan menjadi perburuan terhadap sosok misterius yang bersembunyi di antara para pembalap.
Johnny Joestar dan Gyro Zeppeli, dua karakter utama yang telah menjadi ikon dalam saga ini, digambarkan sedang bersiap menghadapi penyeberangan gurun yang mereka sendiri sebut sebagai medan paling berat. Kawasan ini menyimpan legenda kelam tentang lenyapnya 26 kavaleri pada tahun 1875—sebuah fakta yang menambah intensitas ketegangan dalam setiap frame cuplikan tersebut.
Salah satu momen paling dinanti dalam teaser itu adalah kemunculan perdana “Devil’s Palm,” lokasi supernatural yang ditakuti oleh penduduk setempat. Dalam narasi cerita, tempat ini menjadi sumber anomali paling berbahaya yang akan menguji nyali sekaligus kemampuan supernatural para peserta balapan.
Seperti halnya adaptasi musim-musim sebelumnya, studio David Production kembali dipercaya untuk menangani animasi STEEL BALL RUN. Studio yang dikenal karena kesetiaannya dalam mengadaptasi gaya khas Hirohiko Araki ini berhasil mempertahankan ciri khas visual yang ikonik serta alur cerita bertegangan tinggi.
Waralaba JoJo’s Bizarre Adventure sendiri telah memiliki basis penggemar yang sangat besar di Indonesia. Serial ini dikenal dengan gaya cerita unik yang memadukan elemen action, petualangan, dan kekuatan supernatural dalam balutan budaya pop yang khas.
Rilis Tahun Ini
Netflix mengonfirmasi bahwa tahap kedua dari STEEL BALL RUN akan dirilis dalam tahun ini. Meski demikian, tanggal pasti penayangan perdana masih belum diumumkan hingga berita ini diturunkan.
Para penggemar JoJo’s Bizarre Adventure di Indonesia menyambut hangat perilisan teaser ini. Di berbagai komunitas penggemar anime dan media sosial, diskusi seputar teori-teori terkait alur STEEL BALL RUN kembali memanas.
Salah satu yang paling banyak diperbincangkan adalah bagaimana studio David Production akan menghadirkan adegan-adegan ikonik dari manga karya Hirohiko Araki ke dalam format animasi, terutama yang berkaitan dengan kekuatan Stand yang menjadi ciri khas waralaba ini.
Dengan konsep yang memadukan balapan kuda lintas benua, elemen supernatural, dan misteri pembunuhan, STEEL BALL RUN diprediksi akan menjadi salah satu tontonan anime paling dinantikan sepanjang tahun ini.
Kepastian perilisan STEEL BALL RUN: JoJo’s Bizarre Adventure 2nd Stage semakin memperkuat line-up anime global yang akan hadir di platform streaming Netflix sepanjang 2026. Dalam ajang AnimeJapan 2026 yang digelar pada 28–29 Maret lalu, Netflix turut mengungkap berbagai judul unggulan yang siap menarik perhatian penggemar dari berbagai genre.
Beberapa di antaranya adalah Dandelion, adaptasi karya debut kreator Gintama Hideaki Sorachi yang dijadwalkan tayang pada 16 April 2026, serta BAKI-DOU: The Invincible Samurai Part 2 yang melanjutkan kisah pertarungan sengit Baki melawan pendekar legendaris Musashi Miyamoto.
Selain itu, Blue Box Season 2 juga dipastikan hadir pada Oktober 2026 dengan cerita romansa remaja yang semakin berkembang, sementara Sparks of Tomorrow dari Kyoto Animation dijadwalkan tayang mulai 5 Juli 2026 dengan konsep fantasi unik. Tak ketinggalan, BEASTARS Final Season Part 2 turut melengkapi daftar dengan sentuhan emosional melalui video musik lagu penutup yang dibawakan oleh grup global SEVENTEEN.