Produsen kendaraan listrik asal Vietnam, VinFast, meluncurkan inisiatif global bertajuk “Trade Gas For Electric” untuk mendorong konsumen beralih dari kendaraan berbahan bakar bensin dan diesel ke kendaraan listrik. Program ini hadir di tengah kenaikan harga bahan bakar yang terjadi di berbagai negara.
Kampanye tersebut diluncurkan secara serentak di empat pasar utama, yakni India, Vietnam, Indonesia, dan Filipina. Melalui program ini, VinFast menawarkan berbagai insentif finansial serta potongan harga layanan mobilitas listrik guna membuat kendaraan listrik lebih terjangkau bagi masyarakat.
Langkah ini juga menjadi bagian dari strategi ekspansi perusahaan dalam memperluas adopsi kendaraan listrik di kawasan Asia.
Dalam program “Trade Gas For Electric”, konsumen yang mengganti kendaraan bermesin pembakaran internal (ICE) dengan mobil listrik VinFast akan mendapatkan berbagai keuntungan tambahan.
Di pasar India, pembeli mobil listrik VinFast memperoleh diskon tambahan sebesar 3 persen di luar promosi yang sudah berlaku. Meskipun terlihat kecil, potongan tersebut dapat memberikan penghematan yang cukup signifikan mengingat harga kendaraan listrik yang relatif tinggi.
Sementara itu, di negara lain seperti Indonesia, Vietnam, dan Filipina, perusahaan menawarkan diskon hingga 5 persen untuk skuter listrik VinFast. Program ini diharapkan dapat menarik minat pengguna kendaraan roda dua di kawasan perkotaan yang ingin beralih ke mobilitas listrik.
Selain kendaraan roda dua, VinFast juga mulai memperkenalkan model mobil listrik global seperti VinFast VF6 dan VinFast VF7, yang menjadi bagian dari strategi ekspansi produk perusahaan di berbagai pasar internasional.
Tidak hanya menawarkan potongan harga kendaraan, VinFast juga memberikan diskon 10 persen untuk layanan mobilitas listrik dalam ekosistemnya.
Promo ini berlaku mulai 11 Maret hingga 31 Maret 2026, dan mencakup berbagai layanan transportasi berbasis kendaraan listrik, termasuk layanan ride-hailing dan transportasi listrik lainnya.
Melalui program tersebut, VinFast berharap masyarakat dapat merasakan langsung pengalaman menggunakan kendaraan listrik sebelum memutuskan untuk membeli.
Deputy CEO of Global Automotives VinFast, Duong Thi Thu Trang menyatakan, program ini diluncurkan pada saat harga bahan bakar global mengalami tekanan akibat berbagai faktor geopolitik dan kondisi ekonomi dunia.
Ia menjelaskan bahwa meningkatnya biaya bahan bakar membuat banyak konsumen mulai mempertimbangkan kendaraan listrik sebagai alternatif transportasi yang lebih efisien.
“Inisiatif ini bertujuan membantu konsumen mengurangi beban biaya transportasi sekaligus mendorong penggunaan solusi mobilitas yang lebih bersih dan berkelanjutan,” ujarnya seperti dilansir dari. Times Now News, Jumat (13/03/2026).
VinFast merupakan bagian dari konglomerasi Vietnam, Vingroup, yang tengah agresif mengembangkan ekosistem kendaraan listrik secara global.
Selain memasarkan mobil listrik, perusahaan juga membangun ekosistem pendukung seperti layanan mobilitas listrik, jaringan pengisian daya, hingga kendaraan roda dua listrik.
Dengan menggabungkan insentif pembelian kendaraan dan diskon layanan mobilitas, VinFast berharap dapat mempercepat transisi dari kendaraan berbahan bakar fosil menuju transportasi berbasis listrik.
Jika respons pasar positif dan harga bahan bakar global tetap tinggi, perusahaan membuka kemungkinan untuk memperpanjang program “Trade Gas For Electric” di berbagai negara.