Produsen kendaraan listrik asal Tiongkok, BYD, menyiapkan posko mudik khusus bagi pengguna mobil listrik untuk mendukung perjalanan jarak jauh selama periode Lebaran 2026.
Program ini menjadi bagian dari upaya PT BYD Motor Indonesia dalam memperkuat ekosistem kendaraan listrik di Tanah Air, seiring meningkatnya penggunaan mobil listrik tidak hanya untuk mobilitas perkotaan, tetapi juga perjalanan antarkota saat mudik.
Head of Public and Government Relations PT BYD Motor Indonesia, Luther Panjaitan, mengatakan perusahaan menghadirkan posko layanan di sejumlah titik strategis guna memberikan rasa aman dan nyaman bagi pengguna kendaraan listrik selama perjalanan.
“Seiring meningkatnya penggunaan kendaraan listrik di Indonesia, tahun ini kami memperluas kehadiran Posko Mudik di lebih banyak titik strategis untuk memberikan ketenangan bagi pengguna, khususnya dalam perjalanan jarak jauh seperti mudik Lebaran,” kata Luther dalam keterangan resmi, di Jakarta belum lama ini.
Posko mudik BYD dijadwalkan mulai beroperasi pada 13 Maret 2026 dan ditempatkan di enam titik strategis di sepanjang jalur utama perjalanan mudik, terutama di kawasan rest area jalan tol Trans Jawa.
Kehadiran fasilitas tersebut dirancang untuk memberikan dukungan layanan bagi pengguna kendaraan BYD yang melakukan perjalanan jarak jauh menuju kampung halaman.
Selain posko mudik, perusahaan juga menyiapkan jaringan dealer siaga di berbagai wilayah yang tetap beroperasi selama periode Lebaran. Layanan tersebut tersedia selama 24 jam pada 19–23 Maret 2026 agar pengguna kendaraan listrik dapat memperoleh bantuan teknis maupun layanan purna jual jika dibutuhkan selama perjalanan.
Langkah ini juga didukung oleh perluasan jaringan layanan BYD di Indonesia. Saat ini BYD memiliki 82 outlet yang tersebar di 47 kota di seluruh Indonesia untuk memudahkan pelanggan mendapatkan dukungan layanan kendaraan.
Presiden Direktur PT BYD Motor Indonesia, Eagle Zhao, mengatakan perkembangan kendaraan listrik di Indonesia menunjukkan tren pertumbuhan yang positif pada awal 2026.
Berdasarkan data Gaikindo, penjualan mobil nasional pada Januari hingga Februari 2026 mencapai sekitar 147.700 unit, meningkat sekitar 10 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Dalam periode yang sama, penjualan kendaraan listrik nasional mencapai sekitar 22.500 unit atau hampir tiga kali lipat dibandingkan tahun lalu. Pangsa pasar mobil listrik juga meningkat hingga sekitar 15 persen dari total penjualan mobil nasional.
BYD sendiri mencatatkan penjualan lebih dari 10.000 unit kendaraan listrik pada dua bulan pertama 2026, meningkat tiga kali lipat dibandingkan periode yang sama tahun 2025.