Produsen otomotif asal Tiongkok JETOUR memperkuat identitas visual mereknya di Indonesia sebagai bagian dari evolusi branding global perusahaan. Langkah ini menjadi strategi untuk mempertegas posisi JETOUR di pasar otomotif nasional sekaligus mendekatkan merek dengan konsumen yang memiliki gaya hidup mobilitas aktif dan gemar berpetualang.
Penguatan identitas tersebut ditandai dengan hadirnya elemen monogram “JT” dengan desain modern yang merepresentasikan semangat perjalanan dan eksplorasi. Desain ini tidak hanya mencerminkan inisial nama JETOUR, tetapi juga terinspirasi dari karakter Tiongkok “行” (xing) yang memiliki makna perjalanan dan pergerakan maju.
President Director PT JETOUR Sales Indonesia Caroline Ling mengatakan penguatan identitas visual ini menjadi bagian dari strategi perusahaan untuk menghadirkan pengalaman berkendara yang selaras dengan filosofi Travel+ yang diusung JETOUR.
“Elemen visual ini mencerminkan visi JETOUR sebagai merek otomotif yang lahir dari semangat perjalanan. Kami ingin menghadirkan kendaraan yang tidak hanya mendukung mobilitas harian, tetapi juga memberi kebebasan bagi konsumen untuk menjelajahi berbagai kemungkinan dalam setiap perjalanan,” kata Caroline di Jakarta, belum lama ini.
Menurut dia, Indonesia menjadi salah satu pasar penting bagi pengembangan JETOUR di kawasan Asia Tenggara, terutama seiring meningkatnya minat masyarakat terhadap kendaraan SUV yang mendukung mobilitas aktif dan gaya hidup eksploratif.
Melalui strategi Travel+, JETOUR mengintegrasikan inovasi otomotif dengan kebutuhan gaya hidup perjalanan modern. Pendekatan ini memungkinkan perusahaan menghadirkan kendaraan yang dirancang tidak hanya untuk penggunaan sehari-hari, tetapi juga untuk aktivitas perjalanan jarak jauh dan petualangan.
Di pasar Indonesia, JETOUR telah memperkenalkan sejumlah model SUV, antara lain JETOUR T2, JETOUR Dashing, dan JETOUR X70 Plus. Ketiga model tersebut dirancang dengan mengusung kombinasi desain modern, teknologi canggih, serta kenyamanan yang mendukung berbagai skenario perjalanan.
Seiring dengan penguatan identitas visual ini, JETOUR juga akan mengimplementasikan elemen desain terbaru secara bertahap pada berbagai aspek identitas merek di Indonesia. Pembaruan tersebut akan hadir pada model kendaraan terbaru, jaringan dealer, materi komunikasi pemasaran, hingga berbagai platform digital perusahaan.
Caroline menambahkan bahwa langkah ini juga menjadi bagian dari strategi jangka panjang perusahaan untuk memperluas kehadiran merek di Indonesia.
“Kami berharap penguatan identitas visual ini dapat semakin mempererat hubungan JETOUR dengan konsumen Indonesia. Ke depan, kami juga akan terus memperluas jaringan showroom serta menghadirkan inovasi kendaraan yang mendukung gaya hidup perjalanan dan petualangan,” ujarnya.